Perang Rusia Ukraina

Digempur Rusia Diprediksi Tentara Ukraina Bertahan Paling Lama Sebulan

Digempur pasukan Rusia, membuat pasukan Ukraina diperkirakan paling lama bertahan di pertempuran hanya sebulan.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
AFP/FADEL SENA
Pasukan Ukraina harus menerima serangan Rusia yang bertubi-tubi 

TRIBUNJAMBI.COM - Terus digempur pasukan Rusia, membuat pasukan Ukraina diperkirakan paling lama bertahan di pertempuran hanya sebulan.

Hadapi Rusia di medan perang seperti di Donbass pasukan Ukraina diperkirakan bisa bertahan 12 hingga 13 hari.

Hal ini berdasarkan publikasi oleh Voyennoye Obozreniye sebuah suplemen surat kabar mingguan Rusia untuk Nezavisimaya Gazeta

Hal terburuk terjadi di wilayah Severodonetsk, Lysychansk dan Seversk tentara Ukraina hanya bisa bertahan dalam 5-6 hari saja.

Mengutip Pravda dari Voyennoye Obozreniye prajurit Angkatan Bersenjata Ukraina, menghabiskan rata-rata satu hingga tiga minggu di tempat berkumpul, di mana ia menjalani pelatihan minimal.

Kemudian dia pergi ke garis depan, di mana dia tinggal rata-rata 12 hingga 13 hari.


Bahkan laporan itu mencatat Nyawa prajurit akan ditentukan  pada sektor tertentu di garis depan:

Di Severodonetsk, Lysychansk dan Seversk dari lima hingga enam hari;

Di daerah Artemovsk dan Soledar — dari delapan hingga sembilan hari;

Di Ugledar — sekitar sebulan.

Serangan Rusia Meningkat

Ukraina dihantam Rudal Rusia sebabkan banyak korban warga sipil.

Dilaporkan warga sipil tewas dalam serangan rudal Rusia terbaru pada 19 Juli yang menargetkan pusat kota Kramatorsk, Ukraina timur, kata kepala pemerintahan regional Donetsk.

Pavlo Kyrylenko mengatakan serangan itu menyebabkan ledakan keras dan kebakaran di sebuah bangunan tempat tinggal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved