Berita Sarolangun
BPBD Sarolangun Mencatat 108 Hotspot Terpantu Sejak Januari 2022
Musim kemarau basah yang terjadi tahun ini cukup aman bagi karhutla, Namun BPBD Sarolangun mendata sejak Januari hingga Juni sudah ratusan titik hotsp
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Musim kemarau basah yang terjadi tahun ini cukup aman bagi karhutla, Namun BPBD Sarolangun mendata sejak Januari hingga Juni sudah ratusan titik hotspot dan api terpantau.
Musim kemarau tahun ini cukup sejuk, pasalnya meskipun terik terasa menyengat namun curah hujan masih kerap turun dalam setiap pekannya.
Kondisi tersebut cukup berdampak baik, terutama dalam mencegah terjadinya potensi kebakaran lahan dan hutan. Yang menjadi langganan saat musim kemarau tiba.
BPBD Sarolangun mencatat, sejak bulan Januari - Juni 2022, tercatat sudah ada ratusan baik titik hotspot maupun titik panas yang terjadi di kawasan Kabupaten Sarolangun.
"Berdasarkan data input terakhir pada tanggal 22 Juni lalu, ada 108 titik api dan hotspot yang terpantau dikita," ujarnya Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun Yen Aswadi Minggu (17/7/2022).
Lanjutnya, dari data tadi dan dari hasil pengecekan tim di lapangan beberapa kasus kita temukan hanya berupa asap panas , baik dari pabrik ataupun proses alami.
Beberapa juga memang titik api, namun ketika kita tiba di lokasi kondisi api sudah padam dan menyisakan asap saja, ada juga yang dipadamkan.
Dari sekian titik hotspot dan titik api yang terpantau BPBD tersebut, dimana Kecamatan Bathin Lapan paling menonjol terjadi kasus.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis
Baca juga: Link Live Streaming dan Live Score Final Singapore Open 2022, Apriyani/Siti Fadia Unggul Sementara
Baca juga: Reaksi Angelina Sondakh saat Keanu Massaid Bersama Reza Artamevia
Baca juga: AS Roma Menang 2-0 atas Portimonense di Portugal, Nicolo Zaniolo Cetak 1 Gol untuk Tim Jose Mourinho