Paris Saint Germain
Penilaian Galtier Soal Skuad PSG Dan Rumor Kepindahan Neymar, 'Kita Harus Menguranginya'
Neymar dilaporkan dalam perjalanan keluar dari PSG tetapi pelatih Christophe Galtier berharap dia akan bertahan, tetapi akui skuad harus dikurangi
TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih kepala PSG Christophe Galtier menyebut Neymar sebagai "pemain hebat" ketika ditanya tentang kemungkinan keluarnya dari klub, tetapi mengakui ukuran skuatnya harus dikurangi.
Neymar telah dikaitkan dengan kepindahan dari PSG, dengan minat yang jelas dari sejumlah klub top Eropa.
Neymar telah bersama PSG selama lima tahun, sejak klub menjadikannya pemain termahal di dunia dengan biaya yang jauh melebihi €200 juta.
Mantan pemain Santos ini telah memenangkan empat gelar Ligue 1 selama waktunya di ibu kota Prancis, tetapi ketidakmampuannya untuk membantu klub memenangkan Liga Champions pertama mereka, dan reaksi negatif penggemar selanjutnya, telah menyebabkan rumor ketidakpuasan.
Dia dicemooh oleh penggemar di pertandingan kandang pertama PSG setelah runtuh di leg kedua babak 16 Liga Champions melawan Real Madrid, di mana mereka membiarkan keunggulan 2-0 tergelincir untuk tersingkir secara agregat 3-2 setelah hat-trick Karim Benzema di Santiago Bernabeu.
Ketika ditanya tentang kemungkinan kepergian Neymar, Galtier mengatakan Sebuah tim selalu lebih kuat dengan pemain hebat, dan Neymar adalah salah satunya.
Baca juga: Reaksi Pelatih PSG Terhadap Ketertarikan Chelsea Terhadap Presnel Kimpembe, "Kami Tertawa Bersama"
“Saya tahu di mana Neymar bisa merasa nyaman, apakah itu sedikit lebih tinggi atau di depan dua gelandang." katanya dikutip dari FotMob.
“Saya akan beradaptasi dengan skuat yang saya miliki. Kami harus menguranginya, tetapi saya ingin itu menjadi sebaik mungkin.
"Yang saya inginkan, dengan memiliki sebelas yang jelas sangat kuat, adalah sebelas ini setidaknya sekuat dengan lima kemungkinan perubahan." jelasnya.
Baca juga: AS Roma Ditawari Georginio Wijnaldum dari PSG, tapi Gajinya yang Tinggi Banget Bisa Jadi Masalah
Galtier juga mengomentari Kylian Mbappe, yang tampaknya akan pindah dari Paris hingga menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun pada Mei.
Mantan pelatih Nice itu menambahkan: "Kami tidak akan membuatnya memikul semua tanggung jawab, dia adalah anak laki-laki berusia 23 tahun yang memiliki penguasaan tertentu.
"Dia tahu apa yang diharapkan orang darinya, tetapi ada juga pemain lain di sekitarnya.
"Kylian tahu apa yang dia inginkan, tahu ke mana dia ingin pergi, apa yang ingin dia lakukan dengan kariernya, jadi dia memiliki tekanan itu." pungkasnya.
Baca juga: Jika Gagal ke Barcelona, Robert Lewandowski Bisa Pindah ke Chelsea atau PSG dari Bayern Munchen
Baca juga: Manchester United Berminat Dengan Gelandang PSG Leandro Paredes, Tapi Mundur Karena Harganya
Simak Berita Terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/neymar-jr-ingin-lebih-banyak-waktu-libur-dirinya-ingin-pindah-klub.jpg)