Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Ayah Brigadir Yosua: Terima Kasih Pada Tuhan Sudah Jamah Hati Pak Kapolri Menyelidiki Kasus Ini

Samuel Hutabarat berharap, tim yang dibentuk Kapolri mampu mengungkap sejumlah kejanggalan tewasnya Brigadir Yosua

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI/ARYO TONDANG
Samuel Hutabarat (tengah) ayah dari Brigadir Yosua Hutabarat, mengikuti ibadah penghiburan di halaman rumahnya. Turut Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibowo (kanan) turut serta dalam ibadah tersebut, Jumat (15/7/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Samuel Hutabarat ayah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua, masih terus berharap kejelasan atas kematian putranya di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Samuel Hutabarat berharap, tim yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu mengungkap sejumlah kejanggalan yang kini ramai dibicarakan publik yakni tewasnya Brigadir Yosua.

Samuel Hutabarat percaya, sebagai pimpinan Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan melihat dengan hati nurani dalam insiden yang membuat Brigadir Yosua tewas.

"Pertama kali saya ucapkan terimakasih ke pada Tuhan, sudah menjamah hati nurani pak Kapolri dalam menyelidiki kasus ini," katanya, Jumat (16/7/2022) malam.

"Kita sudah lihat dari pemberitaan sudah ada tim khusus yang dipimpin oleh bapak Wakapolri, semoga dapat bekrja dengan hati nurani," sambung Samuel Hutabarat.

Samuel Hutabarat  sepenuhnya percaya ke pada Tim Khusus (Timsus) Mabes Polri bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, serta tim dari Komnas HAM.

Dengan tulus, Samuel Hutabarat mendoakan tim tersebut agar selalu bekerja dengan baik, transparan dan independen.

Samuel Hutabarat juga menyampaikan rasa terima kasih ke pada Presiden Joko Widodo, Kapolri dan Mahfud MD, yang sejak awal merespon baik keinginannya dalam pengungkapan kasus, yang sampai saat ini masih menjadi pertanyaan sejumlah publik.

"Saya ucapkan ke pada bapak Jokowi yang sudah meminta kasus ini diusut, dan pak Kapolri yang telah membentuk tim khusus. Semoga kasus ini terbuka kebenarannya," katanya.

"Kepada pak Mahfud MD, saya juga sampaikan terimakasih atas perhatiannya," sambung Samuel Hutabarat.

Samuel Hutabarat mempercayai, apa yang disampaikan oleh Mahfud MD merupakan hal penting, dan berdasar.

"Pak Mahfud itu Profesor bukan sembarangan. Seperti yang dia katakan, jangan melindungi tikus, lalu rumahnya yang dibakar. Itu sangat dalam maknanya," katanya.

"Semoga Tuhan melindungi tim yang bekerja, bapak Jokowi, pak Kapolri dan pak Mahfud MD," pungkas Samuel Hutabarat.

Baca juga: Tahu Adiknya Meninggal, Kakak Brigadir Yosua Masih Upaya Chating: Adekku

Baca juga: Tiga Kunci Pengungkapan Kasus Penembakan Brigpol Yosua, Ayah: 3 HP Korban, CCTV, dan TKP

Baca juga: Pilu Ayah Brigadir Yosua, Peringati HUT ke-57 Sekaligus Kematian Sang Anak

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved