Brigadir Yosua Tewas Ditembak
SESAK LALU MUNTAH! Paman Brigpol Yosua Hutabarat Meninggal Saat Beri Penghiburan Untuk Keluarga
Kabar duka kembali menyelimuti keluarga Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat, Selasa (12/7/2022). Paman Yosua, Sumanjuntak meninggal saat mangapuli.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suang Sitanggang
Rohani bilang, Simanjuntak itu pernah juga merasa kan kehilangan anak.
Kenangan soal anaknya kemudian membuatnya sesak, lalu muntah-muntah.
"Jadi waktu memberikan kata-kata penghiburan dia langsung sesak langsung muntah-muntah terus kami larikan ke RS akhirnya dia menghembuskan nafas terakhir," sebut Rohani.
Baca juga: UPDATE Penembakan Brigadir J Yosua Hutabarat, Nomor Whatsapp Orang Tua Diretas
Baca juga: PENEMBAKAN BRIGADIR J, Ayah Ingin Lihat Rekaman CCTV Demi Terungkapnya Kebenaran
Niatnya untuk memberi penghiburan, tapi pengalaman pribadinya yang dahulu pernah kehilangan anak membuatnya tidak kuasa menahan perih di hatinya.
Dia terharu, kemudian sesak hingga akhinya menghembuskan nafas terakhir.
Diberitakan sebelumnya, anggota Polri yang berasal dari Jambi, Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat tewas dalam baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri.
Kematiannya mengandung kejanggalan menurut banyak pihak, yang kemudian menuntut pengungkapan fakta secara transparan dan presisi.
Bahkan DPR berencana memanggil Kapolri atas banyaknya hal yang dirasa perlu dipertanyakan.
Kemudian Presiden Jokowi meminta penegakan hukum yang seadil-adilnya.
Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat, sebelum meninggal dunia, telah merencanakan pernikahan.
"Dia akan menikah, sekitar tujuh bulan lagi," kata Rohani, bibi korban, kepada Tribun seusai pemakaman.
Dia bilang, kekasih Brigadir Yosua Hutabarat turut hadir di rumah duka.
Brigadir Polisi Yosua Hutabarat tewas dengan kondisi mengenaskan.
Baca juga: PENEMBAKAN Brigadir Yosua Masih Misteri Bagi Keluarga, Muncul Masalah Baru: WA Diretas
Baca juga: Brigadir Yosua Bawa Senjata HS 16 dan Bharada E Pakai Glock 17 saat Saling Tembak di Rumdin
Versi kepolisian ia melakukan perbuatan tak patut di rumah dinas petinggi Polri.
Selain itu juga ada pengancaman menggunakan senjata api ke arah istri Kadiv Propam.