Berita Tanjabtim
Penjual Minyak Goreng Curah Mengeluh Jual Pakai Aplikasi PeduliLindungi, Sering Terkendala Sinyal
Penerapan aplikasi PeduliLindungi untuk pembelian minyak goreng curah bersubsidi masih dikeluhkan pedagang di kabupaten Tanjabtim. Hal tersebut dikare
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Penerapan aplikasi PeduliLindungi untuk pembelian minyak goreng curah bersubsidi masih dikeluhkan pedagang di kabupaten Tanjabtim. Hal tersebut dikarenakan tidak meratanya jaringan internet, menjadi salah satu faktor keluhan.
Pedagang Minyak goreng curah di desa Kota Baru aru, kecamatan Geragai, kabupaten Tanjung Jabung timur, mengeluh dengan kebijakan pembelian minyak goreng menggunakan aplikasi peduli lindungi.
Hal itu disebabkan akan merepotkan transaksi penjualan dan pembelian di masyarakat. Selain itu, beberapa titik di desa tersebut juga tergolong sinyal internet yang lemah.
Salah seorang pedagang minyak goreng curah yakin Wardini mengatakan, kebijakan dan regulasi dari pemerintah selalu berganti-ganti dan banyak kebijakan sebelumnya masih bisa dikatakan kurang efektif untuk diterapkan.
Diketahui sebelumnya ada kebijakan dari pemerintah untuk pembelian minyak goreng curah menggunakan Kartu Tanda Pengenal Penduduk, serta juga menggunakan aplikasi peduli lindungi.
"Para pembeli pakai peduli lindungi, saya di bantu anak saya agar muda melakukan jual beli. Pokoknya setiap penjualan saya catat sesudah itu baru ke anak, arahan dari dinas Perindustrian dan Perdagangan," ujarnya, Rabu (6/7/2022).
Wardini menjelaskan, banyak keluhan dari pembeli jika menggunakan aturan seperti itu. Penggunaan aplikasi peduli lindungi untuk transaksi membeli minyak goreng akan menyulitkan masyarakat. Karena saat berbelanja, pengguna aplikasi harus memiliki koneksi internet yang stabil.
Mengantisipasi akan kebijakan itu, Wardini melakukan cara manual dengan membawa KK dan dicatat di buku hariannya. Jika pembeli tersebut kembali datang, Wardini hanya tinggal melihat di bukunya tersebut.
Sebagaimana diketahui, minyak goreng curah yang dijual wardini di dapat dari kota Jambi. Wardini menjual minyak goreng curah tersebut dengan harga sesuai anjuran pemerintah, yakni 15 ribu rupiah per kilogram.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Tonton Video Pelaku Pernikahan Sesama Jenis di Jambi Gaet Korbannya Via Aplikasi Ini
Baca juga: Komisi IV DPRD Provinsi Jambi akan Evaluasi Pelaksanaan PPDB Online di Kota Jambi
Baca juga: LINE UP Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2022 U19, Lihat H2H & Link Live Streaming
Baca juga: Bacakan Doa Agar Keluar dari Masalah, Postingan Angelina Sondakh jadi Sorotan