Berita Batanghari

Kasus PMK di Batanghari Kian Merebak, Tercatat 203 Ekor Sapi Terpapar

Kasus PMK di Batanghari hingga saat ini telah ditemukan di 20 desa di Kabupaten Batanghari. Tercatat 203 sapi terpapar penyakit mulut dan kuku.

Penulis: A Musawira | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Musawira
Kasus PMK di Kabupaten Batanghari kembali merebak. Saat ini, kasus PMK telah menyebar di 20 desa dalam tujuh kecamatan. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Batanghari kembali merebak. Saat ini, kasus PMK telah menyebar di 20 desa dalam tujuh kecamatan.

Data yang dihimpun Tribunjambi.com dari Satgas Unit Respon Cepat (URC) Kabupaten Batanghari hewan ternak terpapar PMK sebanyak 203 ekor.

Dari jumlah itu yang potong bersyarat sebanyak 19 ekor dan sembuh 79 ekor per Selasa (5/7/2022).

"Awalnya 109 ekor yang terpapar 2 Minggu lalu saat ini sudah mencapai 203 ekor," katanya Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunak Kabupaten Batanghari Tuanku Hafiq.

Ratusan ekor sapi tersebut berada di Kecamatan Bajubang, Muara Bulian, Muara Tembesi, Maro Sebo Ulu, Mersam, Pemayung dan Kecamatan Batin XXIV.

Kecamatan Maro Sebo Ilir masih berstatus zona hijau artinya nol kasus.

“Dengan situasi tersebut petugas memperketat lalu lintas ternak diwilayah ini. Dan memasifkan edukasi ke masyarakat supaya daerah yang status hijau tidak terinferksi kasus PMK,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Musawira)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis - Pelarian Erayani membawa Mawar Berakhir di Lahat, Ibunda Mawar Syok

Baca juga: Dinas Pendidikan Batanghari Umumkan Kelulusan Guru Mengaji Masuk ke Sekolah

Baca juga: Ririn Novianty Terima Curhat IRT Soal Kenaikan Harga Barang Dapur, Tawarkan Pemanfaatan Lahan Kosong

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved