Berita Tanjabtim
Pangakalan Gas Elpiji 3 Kg di Geragai Tanjabtim Minta Stok di Tambah: Kadang Cukup Kadang Kurang
Wardini (53) pemilik pangkalan di desa Kota Baru, kecamatan Geragai kabupaten Tanjab Timur menginginkan pasokan gas 3 kilogram di pangkalan miliknya
Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Wardini (53) pemilik pangkalan di desa Kota Baru, kecamatan Geragai kabupaten Tanjab Timur menginginkan pasokan gas 3 kilogram di pangkalan miliknya ditambah agar masyarakat tidak terlalu sulit jika kehabisan stok gas.
Dia mengatakan, meski ketersediaan gas 3 kilogram di pangkalan miliknya mencukupi kebutuhan masyarakat sekitar namun tak jarang masyarakat kehabisan dan hendak mengulang membeli.
"Satu minggu kita mendapatkan jatah 150 kadang 140 tabung gas 3 kilogram satu kali turun. Untuk UMKM delapan tabung dalam satu bulan, rumah tangga mendapatkan 4 tabung dalam satu bulan," kata Wardini, Selasa (5/7/2022).
Dia menyebutkan, tabung gas elpiji 3 kilogram di pangkalan miliknya akan turun dari mobil truk pada hari Sabtu ini menjelang Idul Adha.
"Untuk idul Adha ini hari Sabtu turun lagi gas," katanya.
Baca juga: Pinto Jayanegara Ungkap Sosok Kapolda Jambi yang Smart: Jajarannya Juga Saya Lihat Work Smart
Baca juga: Meski Sudah Datangkan 4 Pemain, Tottenham Hotspur Masih Ingin Datangkan Pau Torres dari Villarreal
Baca juga: Pinto Jayanegara Hadiri HUT Bhayangkara, Sampaikan Apresiasi atas pencapaian Polda Jambi
Menurutnya, kuata tabung gas elpiji 3 kilogram di area setempat terkadang kurang. Untuk mencukupi titik aman ketersediaan gas 3 kilogram membutuhkan kouta 200/250 kilogram tabung gas.
"Kadang-kadang kalau gas udah habis ada saja masyarakat datang mencari, mudah-mudahan bisa di tambah kuotanya," ujarnya.
Selain itu, dirinya mengaku para pembeli gas elpiji 3 kilogram di pangkalan miliknya harus membeli mengunakan kartu keluarga dan aplikasi peduli lindungi.
"Kita sudah sesuai dengan anjuran mengunakan KK dan peduli lindungi," tutupnya.