Geng Motor Jambi

Kawanan Geng Motor di Kota Jambi Cari Sasaran Secara Acak, Korban Yang Melintas Langsung Ditebas

Kawanan geng motor di Kota Jambi sudah sangat meresahkan. Polisi berhasil menangkap 13 anggota geng motor tersebut

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rahimin
tribunjambi/darwin sijabat
Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito Marbaro Macan menunjukan senjata tajam yang dipakai anggota geng motor saat rilis penangkapan geng motor, Selasa (21/6/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aksi kawanan geng motor di Kota Jambi sudah sangat meresahkan.

Kawanan geng motor ini mencari korban yang melintas di jalan secara acak, lalu tiba tiba tebas korban dengan senjata tajam.

Beni Oktaveno (22), korban geng motor menceritakan peristiwa naas yang dialaminya saat mencari makan sekitar pukul 3.00 WIB dini hari.

Saat itu korban yang usai mencari makan hendak pulang tiba tiba diserang pelaku kawanan geng motor dari arah berlawanan .

"Orang itu datang dari arah berlawanan dan tiba tiba membacok kami," ujarnya, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: 13 Anggota Geng Motor Sadis di Jambi Ditangkap, Polisi Sita Celurit hingga Pedang

Korban saat dari arah Pasar menuju kawasanan Telanaipura. Sementara, kawanan geng motor dari arah sebaliknya. 

Dari sembilan orang pelaku yang diamankan Satreskrim Polresta Jambi, terdapat tujuh orang diantaranya anak dibawah umur. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus memburu kelompok geng motor sadis yang meresahkan masyarakat Kota Jambi.

Setelah kasus ini kembali mencuat, total 13 pelaku telah berhasil diamankan tim gabungan Macan Reskrim Polresta Jambi dan Resmob Polda Jambi.

"Kalau kalau ditotal sudah ada 13 pelaku, yang di mana pelaku di dominasi oleh usia pelajar," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito Marbaro Macan, Selasa (21/6/2022).

Dalam rilis terakhinya, pada Selasa 21 Juni 2022, Polresta Jambi menghadirkan 9 pelaku, setelah sebelumnya menangkap 4 pelaku yang terlibat aksi penyerangan di sejumlah lokasi.

Beni Oktaveno (22), korban geng motor menunjukkan tangannya yang diperban akibat sabetan senjata tajam.
Beni Oktaveno (22), korban geng motor menunjukkan tangannya yang diperban akibat sabetan senjata tajam. (Tribunjambi/Darwin)

Pada kasus ini, terungkap, pelaku memiliki peran berbeda-beda dalam beraksi.

Ada pelaku yang berperan sebagai penyedian senjata tajam, eksekutor pembacokan hingga joki atau yang bertugas mengendarai sepeda motor.

Sasaran dan motif pelaku masih serupa dengan kasus-kasus sebelumnya, yakni mencari korban seumuran secara acak, kemudian menyerang tanpa sebab menggunakan senjata tajam

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved