Pengamat Sebut Koalisi Gerindra-PKB Tak Pengaruh Besar di Jambi

Pengamat Politik Jambi, Dr Pahrudin menyoroti Koalisi antara Gerindra dan PKB dalam mempersiapkan kontestasi politik tahun 2024.

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
tribunnews
Kolase Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengamat Politik Jambi, Dr Pahrudin menyoroti Koalisi antara Gerindra dan PKB dalam mempersiapkan kontestasi politik tahun 2024.

Ia memandang secara strategi politik nasional jelang Pemilu 2024, koalisi ini bagus dan rasional.

"Gerindra butuh mitra yg tidak hanya kuat secara elektoral, tetapi juga representasi mayoritas muslim negeri ini seperti PKB," ujarnya, Minggu (19/6/2022).

Namun ada permasalahan mendasar yang dikatakan oleh Pahrudin, yaitu koalisi ini tidak cukup signifikan jika ditarik ke ranah lokal, khususnya di Jambi.

"Sebagai parpol besar di Jambi, Gerindra punya 7 kursi di DPRD Provinsi. Jambi, sedangkan PKB 5 kursi. Tetapi, dua-duanya tidak punya figur yang layak jual untuk kontestasi Pilgub Jambi," jelasnya.

Maka ujung-ujungnya, seperti Pilgub 2020, Gerindra dan PKB mendukung cagub dari elit parpol lain yang lebih prospektif.

Jadi, pada konteks lokal Jambi, koalisi ini tidak lebih dari meningkatkan bargaining position kedua parpol di hadapan calon yang akan maju di Pilgub Jambi.

Baca juga: Pengamat Unja Sebut Koalisi PKB-Gerindra Sangat Rapuh,Tapi Saling Melengkapi

Baca juga: Gerindra dan PKB Berkoalisi, Begini Dampaknya pada Perpolitikan Jambi

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved