Keributan Antar Pemuda Semerap dan Tanjung Pauh Hilir, Polres Kerinci Lakukan Mediasi 

Polres Kerinci melakukan mediasi antara perwakilan masyarakat Desa Semerap dengan Desa Tanjung Pauh Hilir, Jumat (17/6/2022).

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Heru
Polres Kerinci melakukan mediasi antara perwakilan masyarakat Desa Semerap dengan Desa Tanjung Pauh Hilir, Jumat (17/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Polres Kerinci melakukan mediasi antara perwakilan masyarakat Desa Semerap dengan Desa Tanjung Pauh Hilir, Jumat (17/6/2022).

Mediasi yang diikuti Forum Kades dan Pemuda itu terkait adanya keributan antar pemuda kedua desa tersebut. 

Kegiatan mediasi dipimpin oleh Kapolres Kerinci yang di wakili oleh Kasat Reskrim Iptu Edi Mardi Siswoyo.

Kasat mengatakan, mediasi dilakukan untuk mencari solusi terkait dengan permasalahan keributan antara Pemuda Desa Semerap dengan Pemuda Desa Tanjung Pauh Hilir

"Mediasi ini merupakan alternatif awal untuk menyelesaikan permasalahan sebelum di tindaklanjuti lebih lanjut," ujar kasat. 

Kades Tanjung Pauh, Zulkifli menyampaikan terima kasih kepada pihak Polres Kerinci yang merespon cepat terkait permasalahan ini. Ia berharap kejadian ini tidak berlanjut dan melebar lebih luas. 

"Kami telah melakukan mediasi lebih awal dari 5 Kades Semerap dan 4 Kades Tanjung Pauh Hilir. Kesepakatan antara kedua belah pihak kades untuk tetap menjaga masyarakat untuk tidak melakukan tindakan sendiri dan permasalahan ini kita serahkan semua kepada pihak penegak Hukum Polres Kerinci. Permintaan dari masyarakat untuk memberi efek jera kepada Pemuda yang menjadi pemicu keributan (Provokator)," ungkapnya.

Baca juga: Aksi Pencurian di Kerinci, Pelaku Ambil Uang dari Dalam Jok Motor Bendahara Desa Terekam CCTV

Senada Kepala Desa Koto Tengah Semerap, Zulfahmi juga menyampaikan terimakasih kepada pihak Polres Kerinci atas respon cepat terkait permasalahan ini. 

"Kami telah memanggil oknum yang menjadi pemicu (Provokator) untuk membuat surat perjanjian untuk tidak melakukan dan mengulangi perbuatan keributan lagi tetapi masih di ulangi. Kami dari 5 Kades Semerap telah sepakat untuk oknum pemicu (Provokator) untuk di tindak lanjuti supaya ada efek jera kepada pemuda yang lain," terangnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved