Berita Bungo

Polres Bungo Ungkap Kasus 1,2 Kg Sabu dan Senjata Api Ilegal

Polres Bungo gelar press rilis ungkap kasus narkotika jenis sabu dan peredaran senjata api ilegal. Pres rilis digelar di Mako Poles Bungo.

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Polres Bungo berhasil ungkap kaaus 1,2 Kg Sabu dan senjata api ilegal 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Polres Bungo gelar press rilis ungkap kasus narkotika jenis sabu dan peredaran senjata api ilegal.

Pres rilis digelar di Mako Poles Bungo Senin (13/6/2022).

Dalam pres rilis Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro mengatakan, jajaran unit Resrim Polsek Kota Bungo berhasil mengungkap kasus penyalagunaan narkotika jenis sabu dan peredaran senjata api ilegal.

Penangkapan langsung di-backup oleh Satresnarkoba Polres Bungo.

Dikatakan Kapolres, pada Kamis (9/6/2022) Polres Bungo mendapat laporan adanya bandar narkoba jenis sabu yang menyimpan sabu dalam jumlah yang sangat besar di Kabupaten Bungo.

Selanjutnya dilakukan penangkapan di wilayah perumahan Barcelona di Kecamatan Rimbo Tengah.

"Rumah tersebut baru ditempati tersangka kurang lebih baru satu bulan, dia over kredit pada prmilik sebelumnya," kata Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, pada saat penangkapan serta pengeledahan, saat itu ditemukan, tersangka berada dalam suatu rumah dalam keadaan terkunci, kemudian dilakukan upaya penangkapan dan ditemukan tersangka dalam sebuah kamar serta ditemukan sebuah tas yang beisi sabu dua paket dan senjata api.

Kata Kapolres, tersangka ada upaya untuk melawan petugas, tapi allahmdulillah petugas selamat dalam upaya penangkapan tersangka.

"Setelah kita temukan tersangka dengan perangkatnya, tas dan senpi, setelah kita amankan, namun kita tidak berhenti disitu, kita terus melakukan penggeledahan lebih intens disebuah rumah tersebut, dan di rumah tersebut ada platon dikamar sebelah ditemukan sabu, yang awalnya tersangka tidak menujukan sabu tersebut," jelas Kapolres.

Petugas dengan cermat teliti dan hati-hati, kemudian dilakukan pengeledahan Alhmdulillah ditemukan sabu kurang lebih 1.2 kg yang disimpan dalam sebuah tas hitam yang dilaban dan sudah dipecah-pecah.

Kata Kapolres, tersanga sudah berhasil mendistribusi kurang lebih 30 gram sabu.

"25 gram di wilayah Pelepat Ilir, 5 gram lainnya masih didalami oleh penyidik, siapa yang sudah menerimanya, tentunya kita tidak akan berhenti melakukan pengejaran" jelas Kapolres.

Selanjutnya Kapolres menyebut, 25 gram yang sudah didistribusikan olrh tersangka pihaknya berhasil mengamnkan tersangka baru yaitu insial MSL, JL.

Dari dua tersangka baru yang diamankan kata Kapolres, ditemukan dua senpi laras panjang dan senjata api jenis revorver beserta amunisinya.

Dikatakan Kapolres tersangka dijerat pasal 112 dan 114 UU Narkotika, serta dilapiskan dengan kepemilikan senta api UU darurat 12 tahun 2021.

"Bisa seumur hidup paling lama 20 tahun,"pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Masih Terdapat Desa Belum Teraliri Listrik di Provinsi Jambi, Ini Kata Wartono

Baca juga: Silpa Tanjabtim Capai Rp 151 Miliar, Surplus Jadi Penyebab

Baca juga: Ketakutan Ria Ricis pada Teuku Ryan Imbas Kehamilannya Terkuak, Bahas Soal Penampilan: Aku Jelek ya

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved