MotoGP 2022

Kawasaki Tak Berminat Gantikan Suzuki di MotoGP, Pilih Fokus di WSBK

Suzuki memastikan meninggalkan MotoGP musim depan. Dan Kawasaki tidak mau menggantikan posisi Suzuki di MotoGP. Kawasaki mempunyai rekam jejak berlomb

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram MotoGP
Joan Mir pebalap Suzuki 

TRIBUNJAMBI.COM - Suzuki memastikan meninggalkan MotoGP musim depan.

Karena Suzuki mundur dari MotoGP, Dorna Sport selaku promotor bergerak cepat untuk mengisi kekosongan ini.

Sejumlah tim independen telah mengajukan diri untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Suzuki.

Akan tetapi tampaknya Dorna Sport masih berkeinginan mencari tim pabrikan sebagai pengganti tim asal Jepang tersebut.

Gasgas yang merupakan anak perusahaan KTM menjadi salah satu opsi menambal kekosongan yang ditinggalkan oleh Suzuki.

Selain itu, Kawasaki juga dimunculkan kembali sebagai opsi sempurna dari Suzuki lantaran pernah membentuk tim di MotoGP.

Kawasaki mempunyai rekam jejak berlomba di MotoGP, tetapi memutuskan untuk mengundurkan diri pada 2009 karena alasan finansial.

Kawasaki saat ini menurunkan tim di WSBK dan tercatat berprestasi melalui pembalapnya, Jonathan Rea.

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Italia - Takaaki Nakagami Tercepat, Marc Marquez Harus Puas di Posisi 19

Baca juga: PSMS Medan Reuni Dengan Abdul Rohim, Kiper Andalan Yang Sempat Membela Persela Lamongan

Melihat ketangguhan Jonathan Rea di WSBK tentunya penggemar menginginkan Kawasaki juga menjajal berlomba di ajang Grand Prix.

Akan tetapi, Kawasaki tampaknya tidak menginginkan menurunkan tim di MotoGP. Ini dijelaskan oleh Guim Roda selaku KRT Team Manager.

"Mengenai permasalahan Suzuki, setiap perusahaan mempunyai strategi mereka sendiri dan tidak tepat bagi saya untuk memberikan pendapat tentang strategi mereka karena saya tidak tahu semua fakta," kata Guim Roda, dilansir dari Crash.

"Memang benar selama bertahun-tahun, kehidupan berubah dan dunia berkembang, sehingga bisnis dan perusahaan perlu beradaptasi."

"Dalam setiap keputusan selalu ada poin baik dan buruk, tetapi seperti yang saya katakan, ini adalah bisnis Suzuki dan bukan milik kami."

"Saya yakin Suzuki dan Dorna akan menemukan solusi untuk mengatasi situasi ini, karena semua orang menyukai dunia balap ini," tambahnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved