Ingin Beri Nama Anak? Pahami Dulu Aturan Ini

Orang tua yang baru memiliki anak dan hendak membuat akta kelahiran perlu menyimak aturan baru yang dikeluarkan pemerintah.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Pixabay
Ilustrasi bayi baru lahir. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemerintah Republik Indonesia mulai mengatur nama warga agar tidak terjadi salah penafsiran di tengah masyarakat. 

Kepada orang tua yang baru memiliki anak dan hendak membuat akta kelahiran perlu menyimak aturan baru yang dikeluarkan pemerintah terkait pemberian nama.

Diaturnya nama tersebut dikatakan Jailani selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melalui Permendagri yang ditandatangani Tito Karnavian selaku Mendagri. 

Peraturan Menteri Dalam Negeri tersebut Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan, pencatatan nama pada dokumen kependudukan harus memenuhi tiga persyaratan. 

Permendagri itu berlaku sejak 21 April 2022 setelah ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian pada 11 April 2022 lalu.

Jailani menjelaskan bahwa pemberian nama kepada anak itu berdasarkan permohonan orang tua sebelum diterbitkannya akta kelahiran.

Untuk menerbitkan akta lahir itu, orang tua harus melengkapi surat keterangan dari bidan persalinan, kartu keluarga.

Baca juga: Baru 2 ASN Tebo Dipastikan Izin Belajar Tahun Ini

Dia menegaskan bahwa untuk saat ini dalam pemberian nama anak yang baru lahir terdapat aturan yang harus diikuti masyarakat. 

"Permohonan penerbitan akta dalam pemberian nama anak yang baru lahir tidak boleh pakai tanda koma (, dan '), singkatan dan gelar. Nama harus murni nama yang sebenarnya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved