Berita Tanjabbar
Ramai Wisatawan Saat Lebaran 2022 Tukang Becak di WFC Kuala Tungkal Kebanjiran Rezeki
Semenjak lebaran kedua WFC Kuala Tungkal selalu dipadati oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar kota.
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Selama Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Lokasi wisata mulai dibanjiri oleh oara wisatawan.
Termasuk lokasi wisata Jembatan WFC Kuala Tungkal atau Titian orang kayo mustiko rajo alam.
Semenjak lebaran kedua WFC Kuala Tungkal selalu dipadati oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar kota.
Tentu dengan ramainya pengunjung di WFC menjadi berkah tersendiri bagi pengayuh becak wisata.
Ditambah lagi saat ini Dishub Kabupaten Tajung Jabung Barat (Tanjabbar) telah melarang kendaraan roda empat untuk memasuki kawasan wisata WFC, dan memarkirkan kendaraanya di sepanjang jalan Asia.
Dengan adanya kebijakan tersebut menjadi rezeki buat para tukang becak, karena bisa mengantar pengunjung mengelilingi jembatan WFC.
Hal ini diungkapkan oleh Yani, salah seorang tukang becak, ia mengatakan selama idul fitri ini banyak wisatawan yang berkunjung di WFC ini.
"Saya mulai mangkal di WFC ini semenjak lebaran ketiga, itu ramainya luar biasa, kalau kata kawan semenjak lebaran kedua itu mungkin lebih ramai lagi," ujarnya.
Ia mengatakan penghasilannya naik karena membawa para wisatawan berkeliling.
"Kalau penghasilan agak lumayan lah kalau dibanding hari biasa, Mungkin kawan-kawan ada yang dapat sampai 500 sehari waktu ramai-ramainya kemarin, tapi kalau saya, karena tenaga juga pas-pasan, dapat lah 200, kalau hari biasa dapatin 100 aja susah," jelasnya.
Dengan hal seperti ini tentu dapat meningkatkan perekonomian terutama para tukang becak yang ada di Kuala Tungkal, apalagi dengan ditutupnya portal dan kendaraan roda empat dilarang WFC, dan ojek tak boleh, sehingga para wisatwan memilih naik becak karena jarak dari pintu masuk lumayan jauh untuk berkeliling ke WFC.
Terutama bagi Yani yang sudah menjadi tukang becak selama 30 tahun, momen lebaran seperti ini bisa mendapatkan penghasilan sebanyak Rp 200 ribu dalam sehari.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Hari Terakhir Libur Lebaran 2022 WFC Kuala Tungkal Masih Dipadati Wisatawan
Baca juga: WFC Kuala Tungkal Ramai Dikunjungi, Wisatawan Malah Tinggalkan Sampah Hingga Berserakan
Baca juga: Bupati Tanjabbar Beri Waktu Satu Bulan Lagi Pemilik KM Serbaguna Perbaiki Tiang Pondasi WFC