Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Juara Kompetisi Perang Tank Dunia Asal Rusia Tewas Setelah Dikirim Putin ke Ukraina

Seorang pemuda yang menjadi juara dunia kompetisi permainan perang Tank internasional dari Rusia tewas terbunuh usai dikirim ke medan perang di Ukrain

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: E2W via Daily Mail
Kopral Bato Basanov (kanan), bersama dua rekannya usai memenangkan Biatlon Tank Dunia 2021. 

TRIBUNJAMBI.COM, BURYATIA – Seorang pemuda yang menjadi juara dunia kompetisi permainan perang Tank internasional dari Rusia tewas terbunuh usai dikirim ke medan perang di Ukraina.

Bato Basanov (25) dari Buryatia menjadi salah satu anggota tim biatlon tank yang berhasil memecahkan rekor saat tampil pada kompetisi permainan perang tahun lalu.

Pada event itu, tim Basanov tampil memukau di depan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dan kepala staf angkatan darat Valery Gerasimov. 

Namun, dia tewas setelah dikirim Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina untuk bertempur.

Tahun lalu, Basanov yang berpangkat kopral itu dielu-elukan karena berhasil mengangkat nama Rusia saat timnya berhasil menjadi juara dunia biatlon tank.

Dalam kontes itu, Basanov mampu menembak seluruh target dengan kecepatan hingga 80 kilometer per jam di lapangan pelatihan Alabino di Moskow.

Baca juga: Kapal Mewah yang Diduga Milik Presiden Rusia Valdimir Putin Disita Italia

Volya Media menyebut bahwa kematian Bato Basanov merupakan konfirmasi getir bahwa biatlon tank dan perang sungguhan adalah dua hal yang amat berbeda.

Para jenderal Rusia seperti Shoigu dan Gerasimov menganggap kompetisi biatlon tank yang digelar reguler sebagai event militer utama yang prestisius.

Tetapi, jumlah korban tewas di kalangan tentara Rusia justru menunjukkan bahwa mereka belumlah siap untuk terjun ke dalam perang sungguhan.

Dalam kontes permainan perang itu, tim T-72B3 Rusia Basanov berhasil mengalahkan tentara dari 19 negara, termasuk China. Saat timnya menjadi juara, Basanov pun maju ke podium dan dilihat oleh Gerasimov.

Ahli militer Rusia menuding pemerintah Putin telah merusak modernisasi tank. Akibatnya, teknologi optik dan targetnya jadi lebih buruk ketimbang tank-tank tua Ukraina yang di-upgrade dengan peralatan Barat.

“Latihan perang dalam unit tank (Rusia) itu sungguh buruk,” imbuh sang ahli militer anonim, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (7/5/2022).

Baca juga: Pasukan Amerika Latih Puluhan Tentara Ukraina di Jerman, Ajari Gunakan Senjata Canggih

Kekurangan itu, sebutnya, telah membuat performa Rusia dalam perang mengecewakan.

Basanov adalah penembak kompi pertama batalion tank dari brigade senapan bermotor ke-37 Pasukan Pertahanan Udara Rusia.

Butuh waktu tujuh minggu untuk memulangkan jasad Basanov kembali pada keluarganya untuk dimakamkan pada Jumat (6/5).

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved