Berita Muarojambi
PDAM Muarojambi Bukannya Dapat PAD Malah Sedot APBD. Rp 1 Miliar per Tahun
Berita Muarojambi-Banyak faktor yang membuat PDAM ini kurang sehat, pertama di bidang managemen, SDM, keuangan dan sebagainya..
Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Kondisi PDAM Tirta Muaro Jambi kurang sehat.
Banyak faktor yang membuat PDAM ini kurang sehat, pertama di bidang managemen, SDM, keuangan dan sebagainya.
Jika dilihat dari support dari pemerintah, seharusnya kondisi PDAM ini sangat baik, sebab setiap tahunnya ada APBD yang mengalir ke PDAM ini.
Tak tanggung-tanggung, dalam satu tahun setidaknya ada Rp 1 miliar yang APBD dikucurkan untuk PDAM ini.
"Setiap tahunnya Rp 1 miliar kita subsidi ke PDAM," kata Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono.
Didirikannya PDAM ini untuk memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga berharap dari hasil pembayaran dari pelanggan bisa menyumbangkan PAD kepada pemerintah.
Namun pada kenyataannya, bukan mendapatkan PAD, tapi PDAM Tirta Muaro Jambi hanya menghabiskan APBD saja.
"Ya jangankan dapat PAD, sekarang aja masih disubsidi," kata sekda lagi.
Permasalahan terbesar di PDAM Muaro Jambi ada pada keuangannya, di mana lebih dari 70 persen pendapatan PDAM itu dihabiskan untuk biaya karyawan.
"Karyawan sudah over load," katanya.
Meski over load, namun sekda tidak ingin karyawan tersebut dikurangi.
Dia mau ke depan pelayanan PDAM ditingkatkan agar masyarakat bisa menikmati pelayanan PDAM yang baik.
Sebelumnya, Anggota DPR Kabupaten Muaro Jambi Usman Khalik menyebut jika seharusnya PDAM Muaro Jambi tidak ada aliran air yang macet.
Pasalnya bukannya sedikit Pemerintahan Daerah setiap tahun menggelontorkan anggaran milyaran Rupiah, agar adanya perbaikan pelayanan dari PDAM Tirta Muaro Jambi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sekda-budhi-hartono-220422.jpg)