Ramadhan 2022
Tata Cara Itikaf di Masjid serta Keutamaan Mengerjakannya saat Ramadhan
Seorang Muslim dianjurkan melakukan iktikaf saat Ramadhan terutama di 10 hari terakhir.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang Muslim dianjurkan melakukan itikaf saat Ramadhan terutama di 10 hari terakhir.
Ibadah itikaf adalah berdiam di dalam masjid, dengan syarat tertentu untuk niat beribadah kepada Allah SWT.
Ust Adi Hidayat menjelaskan tentang cara itikaf.
"Itikaf itu hanya fokus pada sesuatu, ditambah usaha yang maksimal untuk fokus.
Itikaf Salah satu faedah atau manfaatnya supaya bisa memfokuskan diri kita untuk kepentingan ibadah saja." terangnya.
Dilanjutkannya anda ke mesjid supaya fokus, masuk rumah Allah memiliki aturan, apa yang boleh dilakukan dan juga ada yang tidak boleh.
Apabila ingin melaksanakan Itikaf maka harus dilakukan dengan perasaan ikhlas seraya mengucapkan niat sebagai syarat sah saat melaksanakan Itikaf.
Keutamaan Iktikaf
Itikaf dikerjakan di sepuluh malam terakhir Bulan Ramadhan.
Keutamaan itikaf untuk meraih keutamaan di malam Lailatul Qadar.
Nabi Muhammad S.A.W melakukan itikaf di sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan.
Diketahui beliau melakukan itikaf selama 20 hari.
Saat beliau tidak bisa itikaf kemudian beliau menggantinya dengan iktikaf sepuluh hari pertama di bulan Syawal.
Itikaf Nabi Muhammad S.A.W merupakan bukti penting umat muslim beribadah iktikaf .
Baca juga: Dampak Buruk Makanan Bersantan bagi Kesehatan saat Sahur dan Buka Puasa
Baca juga: Amalan Doa Pagi Hari Agar Diberi Rezeki Melimpah dan Barokah
Baca juga: Amalan Ramadhan, Sholawat Fatih serta Keutamaan bagi yang Membacanya
Berita terkini Tribunjambi simak di Google News.
Video Terkait, Ramadhan 1443 di Youtube Tribun Jambi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ils-Iikaf-di-masjid.jpg)