Perang Rusia Ukraina

Putin Balas Dendam, 18 Diplomat Uni Eropa Diusir dari Rusia

Rusia melakukan aksi balas dendam dengan mengusir 18 diplomat Uni Eropa (UE) dari Moskow.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Evgeny Biyatov, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP
Presiden Rusia Vladimir Putin. Rusia mengusir 18 diplomat Uni Eropa dari Moskow, Jumat (15/4/2022), sebagai aksi balasan dari pengusiran 19 diplomat Rusia dari Markas Uni Eropa di Brussels awal bulan ini. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, MOSKOW - Setelah berbagai negara di Uni Erpo menjatuhkan sanksi pada Rusia akibat serangannya ke Ukrina, ini Putin melakukan aksi balas dendam dengan mengusir 18 diplomat Uni Eropa (UE) dari Moskow.

Aksi pengusiran yang dilakukan pemerintahan Presiden Vladimir Putin tersebut merupakan balasan atas pengusiran 19 diplomat Rusia dari markas Uni Eropa di Brussels pada awal bulan ini.

Pengusiran tersebut diungkapkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, Jumat (16/4/2022).

“18 diplomat dari delegasi Uni Eropa telah dinyatakan ‘personae non grata’ dan akan meninggalkan wilayah Federasi Rusia pada waktu dekat,” bunyi pernyataan Kemenlu Rusia seperti dilansir dari Radio Free Europe.

Kemenlu Rusia juga menegaskan telah memanggil Duta Besar UE untuk Rusia Markus Ederer, dan menginformasikan kepadanya tentang tindakan pembalasan itu.

“Pihak Rusia menyatakan bahwa UE bertanggung jawab atas penghancuran konsisten dari arsitektur dialog kerja sama bilateral yang telah terbentuk selama beberapa dekade,” sambungnya.

Baca juga: Rudal Ukraina Hantam Kapal Induk Laut Hitam Rusia, Ratusan Pelaut Diperkirakan Tewas

Kemenlu Rusia menegaskan, para diplomat UE itu harus meninggalkan Rusia sesegera mungkin.

Uni Eropa pun mengecam keputusan tersebut dan menilainya sebagai tindakan yang tak dapat dibenarkan.

“Uni Eropa menyesalkan keputusan Federasi Rusia yang tak berdasar dan tak beralasan untuk mengusir 18 anggota Delegasi Uni Eropa untuk Federasi Rusia,” bunyi pernyataan UE.

“Tak ada alasan bagi keputusan yang dikeluarkan otoritas Rusia pada Jumat, selain sebagai langkah pembalasan murni. Tindakan yang dipilih Rusia akan semakin memperdalam isolasi internasionalnya,” sambungnya.

Sebelumnya Uni Eropa mengusir 19 diplomat Rusia, karena dituduh melakukan aktivitas yang bertentangan dengan status diplomatik mereka.

Negara-negara Barat juga telah mengusir puluhan diplomat Rusia karena penyerangan yang dilakukan Rusia ke Ukraina.

Baca juga: Dukung Rusia, China Terang-terangan Tolak Tekanan AS

Rusia sendiri telah menegaskan akan merespons semua tindakan pengusiran diplomatnya.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved