Kebakaran di Kota Jambi

Gudang Minyak Terbakar di Lingkar Barat Berhasil Dipadamkan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Kepala Dinas Damkar Kota Jambi Feriadi mengatakan, lima armada diturunkan dengan jumlah personel sebanyak 30 orang.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rahimin
tribunjambi/hasbi sabirin
Api berkobar membakar gudang minyak di Jalan Lingkar Barat RT 25, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Api yang membakar gudang minyak di Jalan Lingkar Barat RT 25, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi berhasil dipadamkan.

Setidaknya lima armada pemadam kebakaran milik Dinas Damkar Kota Jambi diterjunkan untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Damkar Kota Jambi Feriadi mengatakan, lima armada diturunkan dengan jumlah personel sebanyak 30 orang.

"Awalnya kita mendapatkan laporan kebakaran itu pada pukul 21:00 WIB. Kurang lebih 40 menit apinya sudah berhasil diamankan dan pendinginan," katanya, Senin (11/4/22) malam.

Feriadi menduga, gudang minyak yang terbakar itu pemiliknya perorangan bukan dari pihak perusahaan.

"Seperti nya milik gudang itu punya perorangan. Karena pemilik nya tidak ada dilokasi. Kejadian ini tidak ada korban jiwa," ungkapnya.

Gudang minyak terbakar di kawasan Jalan Lingkar Barat, RT 25, Alam Barajo, Kota Jambi.
Gudang minyak terbakar di kawasan Jalan Lingkar Barat, RT 25, Alam Barajo, Kota Jambi. (ist)

Dari lokasi, ia menemukan setidaknya ada 20 unit tenkmod berukuran 1000 liter yang sudah kondisi terbakar. Namun, tidak diketahui berapa jumlah minyaknya.

"Jumlahnya kami tidak tahu. Itu biar petugas kepolisianlah yang menyelidiki. Tugas kami hanya memadamkan kondisi lingkungan sudah aman dan clear," kata Feriadi.

Sementara, Ketua RT 25 Rudi Hartono mengatakan, gudang minyak itu sudah beroperasi cukup lama.

Rudi Hartono mengaku tidak mengetahui siapa pemilik gudang minyak tersebut.

"Sudah dua tahun gudang ini berdiri disini pemilik nya tidak tahu, pernah kami tanya pada pekerja disini, mereka tidak beri tahu pemilik nya," katanya.

Rudi Hartono mengakui, selama gudang minyak itu beroperasi dirinya tidak pernah masuk dan melihat persis aktivitas di dalam sana.

"Awalnya pemilik gudang itu pernah minta izin akan buat gudang. Waktu itu dia tidak sebutkan gudangnya apa. saya juga tidak begitu mendalami," ujarnya.

Sementara, Kapolsek Kotabaru Kompol Dhadhag Anindhito bilang, pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut terhadap pemilik gudang minyak tersebut.

Dikatakannya, tempat ini diduga gudang penyimpanan minyak, karena lokasinya sedikit tertutup kurang lebih 50 meter dari jalan lintas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved