Ade Armando Dikeroyok
Ade Armando Alami Pendarahan di Kepala, Muntah Darah Beberapa Kali Usai Dikeroyok
Ade Armando tampak babak belur, muka berdarah, dan sempoyongan saat diselamatkan sejumlah anggota polisi.
TRIBUNJAMBI.COM - Kondisi pegiat media sosial Ade Armando cukup parah dikeroyok dan dianiaya sejumlah masa aksi di depan gedung DPR RI, Senin (11/4/2022).
Saat penganiayaan terjadi, Ade Armando tampak berada di tengah-tengah masa yang mulai anarkis.
Ade Armando tampak babak belur, muka berdarah, dan sempoyongan saat diselamatkan sejumlah anggota polisi.
Tampak juga Ade Armando setengah telanjang, lantaran celana yang dipakainya robek dan terlepas.
Sebelum pengeroyokan itu, Ade Armando tampak mendatangi aksi mahasiswa tersebut.
Bahkan, Ade Armando sempat diwawancari sejumlah awak media, dan mengaku tidak ada niatan ikut bagian dalam demontrasi.
Walaupun tak berniat ikut dalam aksi. Namun, Ade Armando mendukung aspirasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Ade Armando mendukung soal penolakan wacana penundaan Pemilu 2024, serta perpanjangan masa jabatan presiden.
Ade Armando disebut mengalami luka serius seusai dianiaya massa aksi.
Ade Armando dirawat di HCU RS Siloam Semanggi, Jakarta, setelah dapat penanganan dokter kepolisian sekitar pukul 16.10 WIB.
Saat ini ini Ade Armando dalam perawatan intensif, lantaran luka serius di wajah, kepala, dan sekujur badannya.
Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) organisasi masyarakat (Ormas) Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada.
"Hasil pemeriksaan dokter menunjukan ada pendarahan dalam di bagian kepala," kata Nong Darol dikutip dari Kompas.com.
Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia (UI) beberapa kali muntah dengan mengeluarkan darah.
Terduga Pelaku ada di Way Kanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Ade-Armando-DIKEROYOK-NIAN.jpg)