AS Roma

Betapa Pahitnya ketika Antonio Conte Batal Latih AS Roma Tiga Tahun Lalu, Padahal Sudah Dekat

Mantan direktur AS Roma, Gianluca Petrachi mengungkapkan seberapa dekat Antonio Conte untuk mengambil pekerjaan pada tahun 2019.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
MIGUEL MEDINA / AFP
Reaksi pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte saat leg pertama babak pertama Liga Champions UEFA, grup B, pertandingan sepak bola antara Inter Milan dan Borussia Moenchengladbach, di stadion San Siro di Milan, pada 21 Oktober 2020. 

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan direktur AS Roma, Gianluca Petrachi mengungkapkan seberapa dekat Antonio Conte untuk mengambil pekerjaan pada tahun 2019 atau sekitar tiga tahun lalu.

Dia masih merasa pahit dengan kepergiannya, bahkan telah dirampok.

Petrachi adalah direktur olahraga di Stadio Olimpico dari Juli 2019 hingga Juni 2020.

Dia akhirnya pergi di bawah awan pahit setelah berselisih dengan Jim Pallotta.

Tepat setelah mengambil alih pada musim panas 2019, Gianluca Petrachi hampir meyakinkan Antonio Conte untuk mengambil pekerjaan di Stadion Olimpico Roma, sebelum dia menerima Inter Milan sebagai gantinya.

Saat ini, sang juru taktik sedang berada di Inggris bersama Tottenham Hotspur di Premier League.

“Ada saat-saat di mana detail membuat perbedaan,” kata Petrachi kepada OCW Sport, dilansir dari Football Italia, Ahad (10/4/2022).

“Kami bisa melakukan sesuatu yang lebih pada saat itu dan kami tidak melakukannya."

"Seorang pemain, pelatih, sutradara, semuanya didasarkan pada empati dan kata-kata pendukung tindakan membuat perbedaan."

 

Baca juga: Ujian Berat Bagi Mourinho, Tiga Pemain Pilar AS Roma Bakal Absen Melawan Salernitana

Baca juga: Pernyataan AS Roma terkait Penyerangan terhadap Pelatih Bodo/Glimt

 

“Pada saat itu, ada banyak kata-kata, tetapi tidak begitu banyak tindakan yang substansial.”

Petrachi masih marah tentang cara dia dipaksa meninggalkan Giallorossi, hanya beberapa minggu sebelum klub dijual ke keluarga Friedkin.

“Saya meninggalkan Roma sebelum waktunya, sebenarnya saya dirampok dari klub ini."

"Semua orang tahu saya dipecat karena alasan yang adil, yang tidak pernah terbukti, bahkan hakim memutuskan untuk tidak melakukannya."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved