Ramadan 2022 di Jambi

Ramadan Pasti Berlalu

Suatu ketika Nabi naik ke atas mimbar khutbah di hari raya idul fitri, ketika naik anak tangga pertama beliau mengatakan "aamin"

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Samsul Bahri
Zakaria Ansori, SHI, MH, Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal 

TRIBUJAMBI.COM - Suatu ketika Nabi naik ke atas mimbar khutbah di hari raya idul fitri, ketika naik anak tangga pertama beliau mengatakan "aamin" naik anak tangga kedua beliau juga berkata "Amiin" pun sama ketika di anak tangga ketiga beliau mengatakan "aamin".


Selesai khutbah para sahabat bertanya, apakah gerangan yang terjadi ya Rasulullah, sehingga engkau lain dari biasanya hari ini? 

Lantas Rasulullah mengatakan: 


لمَّا رقِيتُ الدَّرجةَ الأولَى جاءني جبريلُ فقال : شَقِي عبدٌ أدرك رمضانَ فانسلخ منه ولم يُغفرْ له فقلتُ : آمين ،


Artinya, "Ketika Aku menaiki anak tangga yang pertama, datanglah malaikat Jibril AS kepada-Ku, lalu berdoa: "Celakalah orang yang mendapati Ramadhan, hingga Ramadhan berlalu, tetapi Ia tidak mendapatkan ampunan.” maka berkata Aamiin"


ثمَّ قال : شَقِي عبدٌ أدرك والدَيْه أو أحدَهما فلم يُدخِلاه الجنَّةَ فقلتُ آمين ،


Artinya, "Kemudian malaikat Jibril AS berdoa: “Celakalah orang yang mendapati ibu dan bapaknya yang renta atau salah satu dari keduanya, tetapi keduanya tidak menyebabkan orang itu masuk surga.” maka Aku berkata Aamiin."


ثمَّ قال : شَقِي عبدٌ ذُكِرتَ عنده فلم يُصلِّ عليك فقلتُ : آمين


Artinya, "Kemudian malaikat Jibril AS berdoa lagi: “Celakalah orang yang bila nama Muhammad SAW disebut, dia tidak bershalawat kepadanya.” maka aku berkata Aamiin".


Kenapa dikatakan celaka orang yg berjumpa Ramadhan namun tidak diampuni dosanya? Karena Allah telah sediakan bulan penuh maghfirah ini namun disia-siakan. Ibarat menu makanan yang telah dihantarkan namun tidak dimakan. Maka orang tersebut adalah orang celaka.

Kenapa dikatakan celaka orang yg memiliki kedua orang tua atau salah satunya yang masih masih hidup namun tidak masuk surga? Karena orang tersebut telah menyia-nyiakan pintu surga yang sudah ada di tangannya, ada di rumahnya. Tak perlu jauh-jauh kita mencari kunci surga. Kunci itu ada di rumah kita.

Kenapa dikatakan celaka orang yang tidak pernah bershalawat? Karena orang tersebut lupa akan jalan jalan ke surga, lupa siapa yang telah berjasa mengenalkan kita kepada Allah SWT. Ibarat kita pernah berhutang jasa dengan seseorang pastilah bergetar hati kita ketika namanya disebut. Seharusnya ketika nama Nabi disebutkan lebih lebih lagi kita merasa rindu, karena Rasulullah telah berjasa mengenalkan kita tentang tauhid dan jalan kebahagiaan dunia akhirat.

Saudaraku, Ramadhan sudah datang dan pasti akan berlalu, tidak ada jaminan kita berjumpa dengan Ramadhan yang akan datang. Maka jangan disia-siakan kehadirannya. 

Semoga kita bisa memaksimalkan ibadah, berbakti sekuat tenaga kepada kedua orang tua, dan membaca shalawat sebanyak banyak untuk Nabi Muhammad SAW.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved