AS Roma

Mourinho Bertekad Akhiri Puasa Gelar AS Roma dan Jadi Tim Pertama Menangkan Liga Konferensi Eropa

Pelatih AS Roma José Mourinho sangat ingin memenangkan Liga Konferensi Eropa, di mana Giallorossi dianggap sebagai yang terdepan memenangkannya.

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
AFP/ANDREAS SOLARO
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho bertekad akhiri puasa gelar AS Roma dengan memenangkan Liga Konferensi Eropa 

TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih AS Roma José Mourinho sangat ingin memenangkan Liga Konferensi Eropa, di mana Giallorossi dianggap sebagai yang terdepan memenangkannya.

AS Roma berada di tengah kekeringan gelar selama 14 tahun. Sang pelatih ingin mengakhirinya dan mengangkat trofinya yang ke-25.

Kompetisi baru baru saja dibentuk, jadi Mourinho akan memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih pertama yang memenangkan empat piala kontinental teratas.

Jarang bagi pelatih AS Roma untuk sukses di tahun pertama mereka memimpin, bahkan untuk yang hebat.

Nils Liedholm, Fabio Capello dan Luciano Spalletti tidak berhasil.

Klub terpilih hanya terdiri dari Luis Mirò, Helenio Herrera dan Ottavio Bianchi, seperti dilansir dari

Baca juga: Pelatih AS Roma Jose Mourinho Sebut Dirinya Binatang Kompetisi: Saya Masih Ingin Menang

Baca juga: Jadwal Bola Malam Ini - Frankfurt cvs Barcelona, Bodo/Glimt vs AS Roma, Leicester vs PSV Eindhoven

Baca juga: Penyerang AS Roma Tammy Abraham Jadi Incaran klub Liga Inggris, Mending Gabung Arsenal

La Gazzetta dello Sport.

Mourinho memanfaatkan sisi spiritualnya dalam percakapan dengan José Tolentino de Mondonça, arsiparis Vatikan dan kepala pustakawan, seperti yang ditulis oleh L'Osservatore Romano.

“Saya dapat melihat evolusi saya sebagai seorang pria karena, selama bertahun-tahun, saya hanya ingin menang untuk saya sendiri," ujarnya.

"Sekarang saya ingin melakukannya, dengan intensitas yang sama atau bahkan mungkin lebih, untuk pemain yang belum pernah melakukannya untuk membantu mereka.

"Saya lebih memperhatikan para penggemar yang bahagia karena tim ini sukses. Apinya masih ada, tapi saya tidak terlalu mementingkan diri sendiri.” jelasnya.

"Kesalahan itu kejam. Jika saya membuat beberapa, saya dipecat, sementara pesepakbola dicadangkan.

"Saya telah mengelola tim terbaik di dunia. Saya menang di Portugal, Inggris, Italia, dan Spanyol. Satu-satunya hal yang belum saya lakukan adalah memimpin tim nasional.” ujar Mourinhho menambahkan.

Baca juga: Cek Prediksi Bodo/Glimt vs AS Roma, H2H dalam Dendam Giallorossi yang Belum Terbalaskan

Simak Berita Terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved