Presiden Jokowi ke Jambi

KAMMI Kota Jambi akan Gelar Teatrikal Bakar Tangan, Tolak Kunjungan Presiden Jokowi

Pengurus Daerah KAMMI Kota Jambi akan menggelar aksi bakar tangan menyambut kunjungan Presiden Jokowi ke Jambi, Kamis (7/4/2022)

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Samsul Bahri/tribunjambi
Gedung DPRD Provinsi Jambi di geruduk KAMMI Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM – Kunjungan Presiden Jokowi ke Jambi pada Kamis (7/4/2022) bakal diwarnai aksi demo dari mahasiswa. Rencana aksi datang dari Pengurus Daerah KAMMI Kota Jambi.

KAMMI Kota Jambi berencana menggelar aksi teatrikal baka tangan. Aksi ini sekaligus sikap penolakan terhadap kunjungan kerja Presiden Jokowi.

"Sudah lebih dari 7 tahun rakyat Indonesia memberikan kepercayaan kepada Presiden Jokowi, tetapi masih banyak janji serta kebijakan yang belum terealisasi dan terasa di tengah masyarakat," ujar Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Khori Esa Mahendra melalui rilis kepada Tribun Rabu (6/4/2022) malam.

Ia mengatakan, KAMMI Kota Jambi memilih aksi bakar tangan sebagai ekspresi kekecewaan mendalam terhadap kinerja Presiden Jokowi yang dianggap gagal, sehingga secara tidak langsung Presiden telah melukai rakyatnya sendiri.

"Hal ini menjadi penyesalan sendiri bagi kami, terkhusus yang telah memberikan suaranya dengan cara mencoblos Presiden Jokowi lewat tangan sendiri," sambung Khori.

Khori juga mengungkapkan akan ada aksi bakar minyak goreng sebagai bentuk protes terhadap mahalnya harga minyak di pasaran saat ini.

Demo elemen mahasiswa besok juga akan dilakukan organisasi mahasiswa lainnya.

Kelompok Cipayung Plus Jambi yang terdiri dari GMKI, GMNI, IMM, KAMMI, HMI, PMII dan PMKRI akan melakukan aksi untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Baca juga: Presiden Jokowi akan Kunker ke Jambi, Ini Kata Faisal Riza Waka DPRD Provinsi Jambi

Baca juga: Presiden Jokowi Berkunjung ke Candi Muara Jambi, Ini Harapan Kadisparpora Muaro Jambi

Ketua Umum HMI Badko Jambi, Bayu Anugerah mengatakan aksi ini sebagai bentuk respon terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat yang tidak pro rakyat.

"Kehadiran seorang presiden di Jambi merupakan sebuah hal yang menjadi polemik mengingat kebijakan presiden yang tidak pro masyarakat," ujarnya, Rabu (6/4/2022).

Kelompok cipayung plus dalam aksinya akan menuntut tiga hal.

Pertama, Menolak perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu.

Kedua, Meminta harga minyak goreng yang terjangkau serta terjaminnya ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Baca juga: Profil Candi Kedaton yang akan Dikunjungi Presiden Jokowi Saat Kunker ke Jambi

Ketiga, menolak kenaikan harga pertamax, serta menuntut terjaminnya ketersediaan BBM bersubsidi (Pertalite).

Untuk diketahui Presiden Jokowi akan berkunjung ke Jambi pada Kamis (7/4/2022). Ada sejumlah agenda yang dilakukan Presiden Jokowi di Jambi.

Antara lain memberikan bantuan langsung tunai (BLT) di Pasar Angso Duo, mengunjungi Candi Kedaton di kompleks Percandian Muarajambi hingga melepas ekspor pinang.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved