Balap Liar Marak di Jalan Umum Muara Bulian, Kapolres Punya Rencana Ini
Makin maraknya aksi balap liar di kawasan Kelurahan Rengas Condong, Muara Bulian, buat resah penggunaan jalan.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Makin maraknya aksi balap liar di kawasan Kelurahan Rengas Condong, Muara Bulian oleh kelompok remaja buat resah penggunaan jalan.
Aksi balapan liar tersebut rentan terjadi kecelakaan lalu lintas baik bagi pengendara lain maupun terhadap para pembalap liar itu sendiri.
Mereka kebut-kebutan tanpa alat pelindung diri dan tak jarang menyebabkan nyawa melayang.
Lurah Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, Hendra Gusti Putra Utama mengaku kerap dapat laporan masyarakat maraknya aksi tersebut di jalan umum yang sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
Lurah lantas mengadu dengan Kapolres Batanghari AKBP M Hasan.
"Tempat trak balap liar masuk wilayah Kelurahan Rengas Condong, tepatnya sepanjang jalur dua dari dan menuju rumah dinas Bupati Batanghari," kata Hendra dalam kegiatan tatap muka Kapolres dengan Forkopimcam, Lurah dan Kades se-Kecamatan Muara Bulian.
Hendra menyebut bersama Kapolsek Muara Bulian AKP Charles Sitorus belum lama ini telah menyelesaikan pertikaian antar kelompok remaja balap liar. Mediasi tawuran berlangsung sejak pukul 01.00 Wib dinihari sampai dengan waktu subuh.
"Mohon maaf kepada pak Kapolres, kami ingin menyampaikan, mungkin nanti bisa bersinergi sehingga anak-anak yang ada di Batanghari ini tidak lagi menggunakan jalan umum sebagai lokasi balap liar," katanya.
Aksi tawuran antar kelompok remaja balap liar, kata Hendra sangat meresahkan warganya khusus RT 04, RT 11 dan RT 10. Sewaktu melihat patroli mobil polisi, para pembalap liar kabur menuju arah Masjid.
"Kami sangat mohon bantuan pihak kepolisian pak," ujarnya.
Baca juga: KECELAKAAN di Batanghari, PNS Sarolangun Hendri Andreas Sitompul Tewas Ditabrak Truk
Keluhan Lurah Rengas Condong terhadap aksi balap liar itu dapat tanggapan cepat Kapolres.
AKBP Hasan mengatakan masalah balap liar sudah ia konsepkan bersama Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief.
"Saya punya rencana di BSC (Bulian Sport Center) dijadikan sirkuit pak. Jadi nanti tak ada lagi balap liar depan rumah dinas Bupati," jawab Hasan.
Pekerjaan pembangunan sirkuit balap rencananya habis lebaran Idulfitri. Aspal dalam kawasan BSC, kata Hasan akan dilakukan pengaspalan lagi, guna dijadikan trak balapan anak-anak muda.
"Balapan motor bukan hanya digandrungi anak-anak kecil saja, tapi bapak ibu juga senang, penjual-penjual juga laku dagangannya pak. Makanya saya punya ide, sudah disampaikan ke Bupati nanti di BSC," ujarnya.
Lokasi BSC masuk wilayah Kelurahan Muara Bulian. Hasan minta bantuan dan sosialisasi Lurah Rusdi Madjid kepada warganya agar tak terganggu bising knalpot brong sewaktu motor melintasi trak sirkuit BSC.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kapolres-Batanghari-AKBP-M-Hasan-1.jpg)