Jokowi Pertegas Sikapnya Soal Wacana Jabatan Presiden 3 Priode, Tegaskan Patuh Konstitusi
Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) akan mendeklarasikan dukungan Presiden Jokowi tiga periode setelah lebaran Idul Fitri 2022.
TRIBUNJAMBI.COM - Wacana masa jabatan presiden 3 periode digaungkan sejumlah pihak
Terbaru, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) akan mendeklarasikan dukungan Presiden Jokowi tiga periode setelah lebaran Idul Fitri 2022.
Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait wacana masa jabatan presiden menjadi 3 periode.
Jokowi menegaskan, semua pihak harus taat pada konstitusi yang sudah jelas mengatur soal masa jabatan presiden.
Hal ini disampaikan Jokowi dalam keterangannya setelah meninjau Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (30/3/2022).
“Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar. Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas," ujarnya.
"Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya,” kata Jokowi dilansir laman setkab.go.id.
Sebelumnya, Ketua Umum APDESI Surtawijaya bilang, pihaknya akan mendeklarasikan dukungan Presiden Jokowi tiga periode setelah lebaran Idul Fitri 2022.
Hal itu disampaikan Surtawijaya usai acara Silaturahmi Nasional Apdesi Tahun 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, (29/3/2022).
"Habis lebaran kami deklarasi. Teman-teman di bawah kan ini bukan cerita, ini fakta," ujarnya.
Terkait deklarasi dukungan presiden tiga periode, Surtawijaya lalu memberikan klarifikasi.
Surtawijaya bilang, pernyataan yang disampaikan hanya bersifat spontan saja.
Namun bukan tanpa alasan, Surtawijaya mengaku Jokowi sudah banyak mengabulkan permintaan para kepala desa.
Sehingga, mereka menilai Presiden Jokowi peduli dengan desa.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menanggapi soal munculnya wacana penundaan Pemilu 2024.