Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Video Tentara Ukraina Siksa Tentara Rusia Viral di Media Sosial

Beredar video yang menampilkan sekumpulan tentara yang diduga pasukan Ukraina menyiksa dan menembak kaki tawanan perang asal Rusia.

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tangkapan layar Twitter
Potongan video yang menunjukkan penganiayaan oleh pihak yang diduga tentara Ukraina terhadap tawanan perang Rusia. 

TRIBUNJAMBI.COM, KIEV - Beredar video yang menampilkan sekumpulan tentara yang diduga pasukan Ukraina menyiksa dan menembak kaki tawanan perang asal Rusia.

Video yang beredar sejak akhir pekan lalu itu diduga direkam oleh salah satu penawan.

Namun belum diketahui sumber atau pertama kali video tersebut dipublikasikan. Video ini mulai dibagikan di media sosial sejak Minggu (27/3/2022).

Video ini tidak bisa ditayangkan karena muatan kekerasan yang terlalu vulgar.

Video berdurasi sekitar lima menit itu awalnya menampilkan lima tentara Rusia yang ditawan Ukraina mengalami luka bekas penyiksaan.

Lalu, datang tiga tawanan lain yang langsung ditembak pihak yang diduga tentara Ukraina di bagian kaki. Salah satu tawanan juga dihantam dengan ujung senapan di bagian wajah.

Sejumlah penawan terlihat memukuli dan menendang para tawanan. Penawan terlihat mengenakan ban lengan biru yang menandakan tentara Ukraina.

Dalam video tersebut, pihak penawan dan tawanan berbicara dalam bahasa Rusia. Pihak penawan berbicara bahasa Rusia dengan aksen Ukraina. Salah satu penawan pun sempat terekam bicara dalam bahasa Ukraina.

Baca juga: Rusia-Ukraina Lagi Berunding di Turki, Erdogan: Seluruh Dunia Menunggu Kabar Baik

Pada Senin (28/3), New York Times melaporkan berhasil memverifikasi tempat kejadian di video itu. Lokasi penganiayaan ada di timur pinggiran kota Kharkiv yang dikuasai pasukan Ukraina, dekat garis depan pertempuran.

Salah satu penawan sempat beralasan bahwa mereka menyiksa tawanan karena Rusia membombardir Kharkiv. “Kamu menghancurkan Kharkiv!” teriak salah satu penawan sambil mengumpat kepada tawanan dalam video.

Kharkiv sendiri menjadi medan perang sejak Rusia melakukan serangan pada 24 Februari lalu. Kota terbesar kedua di Ukraina itu berulang kali dibombardir Rusia.

Bagaimana tanggapan Ukraina?

Sejumlah kalangan di pihak Ukraina membantah pasukannya menganiaya tawanan Rusia. Melalui laman Telegram-nya, salah satu penasihat kantor kepresidenan Volodymyr Zelensky, Oleksiy Arestovich menegaskan bahwa setiap tawanan perang diberlakukan “sesuai Konvensi Jenewa”.

Akan tetapi, Arestovych tidak secara spesifik menyinggung video penyiksaan tawanan Rusia yang diduga terjadi di Kharkiv tersebut.

Sementara itu, komandan militer Ukraina, Jenderal Valeriy Zaluzhnyi justru menuduh Rusia memalsukan video itu untuk memperburuk citra militer Ukraina.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved