Reshuffle Kabinet
Respons Pernyataan Cak Imin Reshuffle Jangan Ganggu PKB, Zulhas: Jangan Ngatur-ngatur
Zulkifli Hasan menyatakan reshuffle atau perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.
TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, soal reshuffle kabinet, mendapat tanggapan dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.
Cak Imin sebelumnya mewanti-wanti agar masuknya kader PAN ke kabinet tidak mengganggu kursi yang sudah diduduki kader PKB, agar tidak menimbulkan konflik antarkedua partai.
Menanggapi hal itu, Zulkifli Hasan menyatakan reshuffle atau perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.
“Soal reshufle ini kan sepenuhnya hak prerogatif presiden,” katanya ditemui di Hotel Novotel, Mangga Dua, Jakarta Utara, Minggu (27/3/2022).
Zulkifli Hasan bilang, posisinya sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) maupun Ketua Umum PAN tidak bisa mengatur siapa-siapa saja menteri yang harus diganti.
Ia tidak punya hak untuk mengatur atau mengomentari isu reshuffle tersebut.
“Saya kan mantan ketua MPR dan sekarang Wakil Ketua MPR enggak usah kita ngatur-ngatur,” ucap Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan mengaku belum diajak bicara oleh Presiden Joko Widodo terkait isu adanya reshuffle kabinet.
Zulkifli Hasan membantah kabar PAN akan diberi posisi menteri dan posisi wakil menteri (wamen) yang akan diberikan ke PAN.
“Belum-belum (diajak bicara oleh presiden), Wah saya belum tahu (soal posisi Menko dan Wamen), tanya sama sana lah,” katanya.
Sebelumnya, Cak Imin tak masalah jika Presiden Joko Widodo merombak atau me-reshuffle kabinetnya untuk memasukkan kader PAN.
"Silakan, asal enggak ganggu PKB. Kalau ganggu PKB, bisa Ukraina lawan Rusia nanti, masak PAN lawan PKB?," katanya Kamis (24/3/2022).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Baca juga: Partai Nasdem Bereaksi Saat Cak Imin Ingatkan Reshuffle Jangan Usik Jatah Kursi Menteri
Baca juga: Jokowi Beri Jatah Menteri dan Wamen untuk PAN, PKB Yakin Jatahnya Tak Berkurang
Baca juga: Cak Imin Ingatkan Jangan Ganggu Jatah PKB, Pengamat: Itu Warning untuk Jokowi