Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Universitas Jambi Dukung Pencegahan Paham Radikal Terorisme

Brigjen Pol Irawan David Syah dalam pemaparannya menyampaikan tentang peran Binda Dalam Koordinasi Intelijen di daerah

Editor: Rahimin
istimewa
Universitas Jambi bekerjasama Badan Kesbangpol Provinsi Jambi menyelenggarakan “Sosialisasi Bahaya Radikalisme Dan Terorisme di Kalangan Mahasiswa 

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam upaya menangkal radikalisme yang saat ini menjadi polemik dinilai sebagai ancaman nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Universitas Jambi bekerjasama Badan Kesbangpol Provinsi Jambi menyelenggarakan “Sosialisasi Bahaya Radikalisme Dan Terorisme di Kalangan Mahasiswa”, Kamis (24/3/2022) bertempat di ruang Aula LPPM Unja.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Brigjen Pol Drs Irawan David Syah SH MH Kabinda Jambi, dan Dr Asad Isma M.Pd sebagai Ketua FKPT Provinsi Jambi.

Hadir juga Kepala Badan Kesbangpol Provins Jambi, serta dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Ir Teja Kaswari M.Sc, dan 60 mahasiswa yang akan KKN di Tebo dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Keperawatan, Fakultas Pertanian, Fakultas Perternakan, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi.

Brigjen Pol Irawan David Syah dalam pemaparannya menyampaikan tentang peran Binda Dalam Koordinasi Intelijen di daerah guna optimalisasi penanganan konflik Sosial.

‘’Masyarakat kita adalah masyarakat heterogen, yang menjadi masalah konflik sosial yaitu kurangnya rasa toleransi dan adanya kelompok yang memanfaatkan konflik, maka dari itu terdapat upaya dalam penangan konflik sosial yaitu melalui hukum, non hukum, dan melalui sifat-sifat kebiasan. Koordinasi Intelijen berperan terhadap upaya konflik sosial dengan cara melakukan pemetaan, rapat koordinasi, panggalangan tomas toga dan todat, cipta kondisi dan cipta opini, pengawasan dan pengamanan,” ujarnya.

Narasumber sosialisasi bahaya radikalisme dan terorisme di kalangan mahasiswa Unja.
Narasumber sosialisasi bahaya radikalisme dan terorisme di kalangan mahasiswa Unja. (istimewa)

Sementara itu Dr Asad Isma dalam pemaparannya menyampaikan tentang Peran FKPT Dalam Pencegahan Terorisme.

“Tujuan FKPT yaitu mencegah berkembangnya paham radikal terorisme di daerah, mewujudkan masyarakat yang sadar terhadap ancaman dan bahaya terorisme dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan melaksanakan kegiatan pencegahan terorisme dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah,” ungkapnya.

Selanjutnya, Dr Asad Isma mengatakan, peran mahasiswa sangat penting sebab masyarakat menilai bahwa mahasiswa merupakan Agen of change atau agen perubahan.

"Mahasiswa harus bisa berkontribusi dan mampu memberikan bahan terkait dengan toleransi dan radikalisme,” katanya. 

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Ir Teja Kaswari, M.Sc., mengatakan, Universitas Jambi sangat mendukung kegiatan sosialisasi ini dan berharap agar kegiatan ini secara terus menerus di gaungkan ke semua mahasiswa.

“Pada tahun ini juga mahasiswa baru Universitas Jambi akan mendapatkan sosialisasi terkait dengan radikalisme dan terorisme melalui kerjasama dengan Korem dan Polda Jambi,” katanya.

Klik http://www.unja.ac.id untuk mengetahui seputar Universitas Jambi

Baca juga: Melalui KKN, Wakil Rektor Unja Mengajak Mahasiswa Mengasah Soft Skill

Baca juga: Bentuk Konsorsium Riset dan Budaya Maritim, Unja Jalin Kerja Sama dengan UMRAH

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved