Berita Tanjabbar
Masuk Musim Hujan Sudah 8 Orang Suspek DBD di Kabupaten Tanjabbar
Berita Tanjabbar-Memasuki musim penghujan penyakit Demam Berdarah (DBD) mulai banyak mengintai, tetutama di..
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Memasuki musim penghujan penyakit Demam Berdarah (DBD) mulai banyak mengintai, tetutama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sebagai wilayah yang memiliki banyak genangan air.
Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan tentu harus mulai mengantisipasi penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar melalui Sekretaris Sahala Simatupang mengkonfirmasi bahwa sejak Januari hingga hari ini sudah ada beberapa orang menjadi suspek DBD.
"Kalau kasus kita dari mulai Januari ini memang ada suspect sebanyak 8 orang, dan mudah mudahan tidak ada bertambah lagi," ujarnya, Selasa (22/3/2022).
Namun dikatakan Sahala ke-8 orang tersebut belum ada yang sampai di opname, artinya memang belum bisa dikatakan terjangkit.
"Tapi kalau kita lihat tren dari tahun sebelumnya ini sudah menurun mudah-mudahan kedepan kita bisa meningkatkan kesehatan sehingga tidak meningkat lagi kasusnya," harapnya.
Untuk mencegah penyakit DBD tersebut ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mejaga kebersihan.
"Daerah kita itu adalah daerah yang banyak tergenang air jadi kita tetap menginbau kepada masyarakat agar dapat melaksanakan 3M yaitu memantau, menguras dan mengubur.
"Apabila memang ada gejala yang dirasakan, segera melapor kepada puskesmas terdekat agar dapat ditindaklanjuti," tambahnya. (*)
Baca juga: Hingga Februari Tercatat Kasus DBD di Provinsi Capai 119 Kasus