Saat Pandemi Covid-19, Agen BRI Link Ini Mampu Meraup Pendapatan Rp 3 Juta Per Bulan
Awalnya ia menjadi loket pembayaran resmi sejak 2010. Setelah 2 tahun, loket pembayaran resmi lancar dan menghasilkan uang.
Penulis: Rahimin | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM - Tak terbayangkan di benak Parjil Ulum (28) warga Desa Tuo Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, Tebo, Provinsi Jambi bisa meraup pendapatan cukup besar saat pandemi Covid-19.
Parjil Ulum meraup pendapatan cukup lumayan setelah menjadi agen BRI Link.
Awalnya ia menjadi loket pembayaran resmi sejak 2010. Setelah 2 tahun, loket pembayaran resmi lancar dan menghasilkan uang.
Parjil Ulum lantas beralih untuk menjadi agen BRI Link termotivasi senior yang sudah berhasil menjadi agen BRI Link.
Pada 2012 akhir pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) setuju Parjil Ulum menjadi mitra dalam BRI Link.
Kebetulan, kata Parjil Ulum, di desanya tidak ada yang buka usaha loket pembayaran.
Ia hanya berpikir bagaimana masyarakat itu mudah untuk bertransaksi, untuk transfer, bayar motor dan lain sebagainya.
Pada saat itu jumlah transkasi mencapai 1.000 an.
Setelah itu, Parjil Ulum mulai fokus dengan BRI Link dengan modal Rp 50 juta rupiah.
Tak disangka, pendapatan dari hasil BRI Link bisa mencapai Rp 4 hingga 5 juta per bulan.
"Pendapatan BRI link tidak pasti, kadang banyak kadang sedikit, di rata-ratakan segitu," katanya, Sabtu (19/3/2022).
Sejak pandemi Covid-19, pendapatan Parjil Ulum menurun. Sebab, kurangnya masyarakat bertransaksi.
"Kalau sekarang pendapatan dari BRI Link dirata-ratakan Rp 3 juta per bulan," ujarnya.
"Awalnya saya takut buka usaha, takut rugi takut gagal namun saya memberanikan diri. Alhamdulillah usaha saya lancar sampai saat ini," pungkasnya.
Baca juga: Kisah Trisandi Rela Keluar Masuk Kantor Agar UMKM Miliknya Tetap Bertahan Saat Pandemi
Baca juga: Usaha Mulai Berkembang, UMKM Mak Bro Sandi Bersyukur Dapat Pinjaman Modal
Baca juga: Permudah Pembayaran, di UMKM Rempeyek Ilham Sudah Menggunakan QRIS