Berita Sarolangun

Ada Sawah Jadi Lahan PETI di Sarolangun, Ini Kata Dinas TPHP

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sarolangun belum dapat memastikan sawah warga yang diubah menjadi ladang PETI.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Dedi Hendri, Kepala Dinas TPHP Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sarolangun belum dapat memastikan sawah warga yang diubah menjadi tempat penambangan emas tanpa izin (PETI).

Kepala Dinas TPHP Sarolangun Dedi Hendri mengatakan, tidak memiliki data pasti dikompresi dari sawah menjadi PETI.

"Yang jelas di beberapa sentra kita sudah ada yang berubah fungsi menjadi Dompeng," ungkapnya, belum lama ini.

Menurutnya, ada dua kecamatan yang sudah tergerus oleh penambangan emas terkhusus di persawahan warga. Yakni di Limun dan Batang Asai.

"Ada juga informasi di daerah Cerminan Gedang, tapi saya melihat meraka masih konsisten. Ada sekian empat hingga lima hektar, mudahan itu saja," sebutnya.

Dia berharap, irigasi Batang Asai segera rampung dikerjakan, dikarenakan akan berefek dan menjadi motivasi bagi petani untuk menanam padi.

Dia menambahkan, luasan lahan dari seluruh kecamatan di kabupaten Sarolangun berjumlah 5,3 hektar.

"Kita usahakan wilayah yang tergenang air untuk menjadi sawah," sebutnya.

Baca juga: Perekaman e-KTP di Sarolangun Capai 99,01 Persen, Mengalami Kenaikan Menjadi 283.153 Jiwa

Baca juga: Dukcapil Tingkatkan Pembuatan Akta Kelahiran di Sarolangun, Kolaborasi dengan Dinkes

Baca juga: Hotel di Sarolangun Digeledah Polisi, Sepasang Kekasih Panik Coba Buang Bong Sabu ke Toilet

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved