Manchester City
Julian Alvarez Bergabung ke Manchester City, Fans Jangan Berharap Banyak Dulu
Penggemar Manchester City diharapkan tidak berikan ekspektasi tinggi terhadap striker baru mereka. Julian Alvares dari River Plate
TRIBUNJAMBI.COM - Manchester City telah merampungkan penandatanganan bintang muda River Plate, Julian Alvarez, pada Januari 2022 lalu.
Namun, penggemar Manchester City diharapkan tidak berikan ekspektasi tinggi terhadap striker baru mereka.
Julian Alvarez yang sudah dibeli pada bursa transfer Januari 2022 dari River Plate akan bergabung bersama tim mulai musim depan.
Manchester City membeli Julian Alvarez dengan biaya 17 juta euro beserta bonus 1,5 juta euro atau total Rp296 miliar.
Julian Alvarez dipinjamkan kembali ke River Plate hingga berakhirnya musim 2021-2022.
Pemain Argentina ini digadang-gadang sebagai penerus dari Sergio Aguero karena penampilannya yang impresif bersama River Plate.
Sejak membela River Plate pada 2018, Alvarez telah berkontribusi dengan mencetak 41 gol dan 25 assist dalam 102 penampilan di seluruh kompetisi.
Baca juga: Kemana Erling Halaand akan Berlabuh Musim Depan? Barcelona, Real Madrid atau Manchester City?
Baca juga: Rekrutan Pertama Pep Guardiola di Manchester City Diminati Barcelona, Ilkay Gundogan Masih Setia?
Baca juga: Manchester City Posisi Terdepan Datangkan Haaland, Bersedia Penuhi Klausul Pelepasan Rp1,1 Triliun
Catatan ini cukup bagus bagi seorang striker muda yang baru berusia 22 tahun.
Namun, eks striker Man City, Paul Dickov, menyarankan fans The Citizens agar tidak terlalu berekspektasi tinggi yang berujung membebani sang pemain.
Dickov menilai bahwa Alvarez akan butuh waktu untuk beradaptasi dengan tim dan juga Pep Guardiola sebagai sang pelatih.
“Saya pikir dia akan membutuhkan sedikit waktu, tetapi saya tidak berpikir itu berbeda dari rekrutan Pep Guardiola sebelumnya,” kata Dickov, dilansir Tribunjambi.com dari BolaSport.com.
“Saya kembali ke pemain seperti Bernardo Silva, Riyad Mahrez, dan Jack Grealish musim ini sampai batas tertentu.”
“Man City bermain dengan cara yang unik sehingga butuh waktu bagi orang-orang untuk memahaminya.”
“Beberapa orang mungkin menginginkan dia di tim sesegera mungkin.”
“Tetapi jika Anda melihat cara Man City menangani pemain muda, mereka selalu menempatkannya di waktu yang tepat dan Phil Foden adalah contoh utama dari itu.”