Tebar Garam Untuk Usir Ular Ternyata Salah, Ular Hanya Takut Dengan Ini

Termasuk, saat Presiden Joko Widodo berkemah di kawasan Ibu Kota Nusantara, Senin (14/3/2022) lalu. Garam banyak ditabur di depan tenda.

Editor: Rahimin
Tribunjambi.com/Ferry Fadly
Ilustrasi menangkap ular - Tebar Garam Untuk Usir Ular Ternyata Salah, Ular Hanya Takut Dengan Ini 

TRIBUNJAMBI.COM - Ternyata, menaburkan garam guna mencegah maupun mengusir ular itu salah.

Menebar garam untuk mengusir ular sudah dilakukan masyarakat sejak lama.

Termasuk, saat Presiden Joko Widodo berkemah di kawasan Ibu Kota Nusantara, Senin (14/3/2022) lalu. Garam banyak ditabur di depan tenda.

Ternyata, tabur garam untuk mengusir ular ini disebut salah kaprah.

Menabur garam dengan tujuan untuk mencegah ular masuk adalah salah kaprah.

Hal itu dikatakan Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia Aji Rachmat.

Menurutnya, ular tidak takut dengan garam. Sebab, sisik ular yang kuat, sehingga garam tidak berpengaruh terhadap tubuh ular.

"Ular tidak takut garam, salah kaprah. Ular bersisik, sisik sangat kuat jadi garam yang kasar tidak pengaruh ke tubuhnya. Garam tidak berefek negatif ke sisik ular," katanya kepada Kompas.com, Selasa (15/3/2022).

Dikatakannya, bukan ular yang takut terhadap garam, tetapi jenis hewan lain yang berlendir.

Garam.
Garam. (healthmeup)

"Garam mematikan buat hewan berlendir contoh lintah dan siput. Untuk ular tidak pengaruh," katanya.

Ular juga tidak takut terhadap ijuk juga belerang.

Dikatakannya, ular bisa dihalau dengan memanfaatkan bau-bauan yang menyengat.

"Ular tidak suka bau menyengat yang menganggu indra penciumannya, karenanya area yang wangi dan bersih tidak disukai ular untuk tempat sembunyi. Begitu juga sebaliknya, ular suka sudut/lubang/ area yang lembab gelap dan jarang di bersihkan di dalam rumah," ia menjelaskan.

Terlepas hal-hal yang ditakuti ular, dikatakan Aji, pada dasarnya ular takut kepada manusia.

"Ular pada dasarnya takut pada manusia, dia tidak dengan sengaja memasuki pemukiman warga jika tidak ada mangsa di sana," kata Aji.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved