Berita Merangin

Atasi Kelangkan Migor dan Kenaikan Sembako Jelang Ramadhan, Pemkab Merangin Bentuk Satgas

Pemkab Merangin bentuk Satgas Pangan yang akan bertugas mengawasi kebutuhan sembako agar tidak terjadi kelangkaan khususnya jelang Ramadhan

Tribunjambi/darwin
Pemkab Merangin bentuk Satgas Pangan yang akan bertugas mengawasi kebutuhan sembako agar tidak terjadi kelangkaan khususnya jelang Ramadhan 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemkab Merangin bentuk Satgas Pangan yang akan bertugas mengawasi, mengevaluasi dan mendeteksi dini kebutuhan Sembilan bahan pokok (Sembako) agar tidak terjadi kelangkaan khususnya jelang bulan Ramadhan.

Pembentukan Satgas Sembako disebutkan pada rapat penanggulangan kelangkaan minyak goreng (Migor) yang dipimpin Sekda Merangin Fajarman, di Pola Utama kantor bupati Merangin, Senin (7/3/2022).

"Jadi tugas Satgas ini tidak hanya mengawasi Migor, tapi juga Sembako lainnya seperti, gula, tepung, telur, beras dan daging. Contoh untuk daging saat ini sudah tembus ke angka Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu perkilogramnya," ujar Sekda.

Pada rapat yang diikuti kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Forkopimda Merangin tersebut diketahui ada dua pabrik penghasil Migor di Merangin yakni PT AIP dan PT SAL.

Diharapkan Sekda, kedua perusahaan tersebut bisa menjadi pemasok Migor curah untuk kebutuhan masyarakat. Terlebih dalam menghadapi Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri nanti.

Selain itu dari rapat itu, berdasarkan data dari Diskoperindag Merangin diketahui ada tiga agen pemasok Migor di Kabupaten Merangin.

Namun dari tiga agen tersebut, hanya dua agen yang aktif, dengan kapasitas masing-masing 25.000 liter.

Sementara itu berdasarkan informasi dari Bulog Sarko, untuk stok beras yang ada di Bulog Sarko terdapat sebanyak 60 ton.

"Jumlah 60 itu cukup untuk persediaan kebutuhan beras Merangin tiga bulan kedepan," terang Sekda.

Sedangkan untuk stok Migor di Bulog saat ini tersedia sebanyak 2.000 liter.

Stok tersebut siap didistribusikan melalui oprasi pasar yang digelar di sejumlah titik di pasar-pasar dalam Kabupaten Merangin.

Baca juga: DAK Tahun 2022 Hanya Rp 50 Miliar, Bupati Merangin: Jangan Sampai Tidak Terserap

Baca juga: Satgas Pangan Merangin Gelar Rakor Jelang Bulan Ramadan, Sekda Ungkap Hal Ini

Baca juga: Bersama Gubernur, Mashuri Ingin Tuntaskan Target Vaksinasi dan Kelangkaan Migor di Merangin

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved