Arsenal
Barcelona Bak Dapat Durian Runtuh, Pemain Arsenal Masih Tak Rela Kehilangan Aubameyang
Gabriel Magalhaes. Arsenal. Pierre-Emerick Aubameyang. Barcelona. bebas transfer. Gabon. Mikel Arteta. Liga Spanyol. Xavi Hernandez.
Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko | Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
TRIBUNJAMBI.COM - Gabriel Magalhaes dari Arsenal telah mengungkapkan rincian tentang kepergian Pierre-Emerick Aubameyang ke Barcelona.
Pierre-Emerick Aubameyang pergi dengan status bebas transfer ke Barcelona pada akhir Januari 2022.
Penyerang Gabon itu telah memutuskan kontraknya dengan Arsenal menyusul perselisihan antara dia dan klub.
Hubungan antara Arsenal dan Pierre-Emerick Aubameyang telah memburuk karena masalah disiplin yang telah dia lakukan.
Pada November 2021, manajer Arsenal Mikel Arteta mengambil posisi kapten dari Aubameyang.
Momen ini menjadi salah satu faktor penentu nasib Aubameyang di Emirates Stadium sebelum kepergiannya.
Mantan rekan setim Aubameyang di Arsenal, Gabriel Magalhães menjelaskan secara rinci hari-hari menjelang kepergian Aubameyang.
Dia menyebabkan pemain Arsenal tidak setuju dengan keputusan Arsenal mengirim Aubameyang ke Barcelona.
"Saya selalu ingat Aubameyang. Semua pemain ingin dia bertahan di Arsenal," kata Gabriel.
"Kepergian Aubameyang disebabkan perselisihan dengan staf pelatih tim. Pemain lain tidak terlibat," tambahnya.
Gabriel Magalhaes pun berharap Pierre-Emerick Aubameyang bisa kembali ke performa terbaiknya di Barcelona.
Pemain berusia 24 tahun itu juga mengatakan hubungannya dengan Pierre-Emerick Aubameyang tetap baik.
"Saya mengucapkan selamat tinggal sebelum Aubameyang pergi. Saya harap dia menikmati bermain untuk Barcelona."
"Aubameyang adalah orang yang baik dan saya mencintainya," kata Gabriel Magalhães.
Performa Pierre-Emerick Aubameyang di Barcelona sejak bergabung dengan Arsenal memang brilian.