Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Selebritis

Siapa Dedi Yuliardi? Nama yang Tertulis di Nisan Dorce Gamalama

Terkuak nama Dedi Yuliardi Ashadi yang tertera di Nisan di makam Dorce Gamalama di TPU Bantar Jati, Cipayung, Jakarta Timur.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Insatgram @dg_kcp
Dorce Gamalama meninggal dunia 

TRIBUNJAMBI.COM - Terkuak nama Dedi Yuliardi Ashadi yang tertera di Nisan di makam Dorce Gamalama di TPU Bantar Jati, Cipayung, Jakarta Timur.

Selama ini publik mengenal namanya adalah Dorce Gamalama.

Setelah Dorce Gamalama meninggal dunia, nama Dedi Yuliardi Ashadi tertera di makamnya.

Terungkap alasan keluarga tidak menuliskan nama asli Dorce, karena menurut mereka dia dimakamkan sesuai dengan syariat Islam sehingga harus tetap sesuai dengan kodratnya.

Dorce Gamalama
Dorce Gamalama (capture youtube denny Sumargo)

"Itu karena diperintahkan oleh agama kita di mana dia lahir laki-laki. Jenis kelamin apa pun, itulah," ujar Ira, sahabat Dorce dikutip dari Grid.ID.

"Sampai dia meninggal, itulah nama dia, itulah yang akan dipanggil dengan nama itu, bukan dengan nama Dorce Gamalama. Itu kan cuma nama publik dia aja sebagai publik figur," sambungnya saat temui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (18/2/2022).

"Dia pakai nama itu. Kalau nama dia sendiri kan udah kalian baca di nisan bahwa namanya dia Dedi Yuliardi bin Ahmad. Namanya alias Dorce Gamalama," imbuhnya.

Pihak keluarga sengaja menuliskan nama asli Dorce agar orang yang hendak berziarah, datang ke makam yang benar.

"Kita nulisnya itu nama dia Bin Ahmad, di bawahnya ada Dorcenya," ucap Ira.

"Karena apabila teman-teman yang mau berziarah, takut yang pakai nama asli itu, jadi kita tulis Dorce. Jadi yang berziarah itu dia tahu, dia nggak salah kuburan," imbuhnya.

Dorce Gamalama sudah tahu soal polemik namanya itu.

Hingga akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk menuliskan sesuai syariat agama Islam.

"Kalau permintaannya masalah pemakaman itu kan beliau udah tahu. Kan rame kan beliau ingin secara apa yang dia miliki saat hidup, tapi dengan konflik itu dia membenarkan para kiai, para ulama, para ustaz. Membenarkan itu," ungkap Hetty sahabat Dorce.

"Kalau beliau itu ingin seperti itu ya hak dia aja. Tapi kan yang hidup itu beda lagi. Dia sudah tidak ada, yang hidup ini harus benar mengurus secara benarnya secara agama," tambahnya.

Diketahui Dorce Gamalama meninggal dunia usai dirawat intensif selama beberapa hari di rumah sakit.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved