Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Menderita dalam Kristus
Bacaan ayat: Filipi 1:29 (TB) Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia
Mujizat dan kepedulian-Nya kepada orang yang terabaikan menjadi iklan yang memikat banyak orang untuk mengikuti Dia.
Disela-sela hiruk pikuk orang ingin mendekat kepada-Nya, Yesus menyelipkan berita bahwa Anak Manusia akan menderita, sengsara, mati dan bangkit pada hari ketiga.
Dalam kesempatan lain, Ia menyatakan bahwa mereka yang mau mengikuti Dia harus menyangkal diri dan memikul salib, baru layak untuk mengikuti Dia.
Bukankah itu kalimat iklan yang buruk?
Masih adakah yang mau mengikuti Dia jika yang dinyatakan justru penderitaan yang akan dialami?
Pesan itulah yang ditangkap Paulus ketika ia menulis, 'Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia'.
Percaya kepada Kristus adalah kasih karunia Allah yang besar.
Ditebus dan diselamatkan, berarti dipulihkan untuk kembali pada maksud awal Allah menciptakan kehidupan yaitu hidup sesuai kehendak-Nya dalam kekekalan.
Ternyata kasih karunia tersebut berdampingan dengan penderitaan.
Para murid akan mengalami penderitaan yang tidak biasa.
Pada permulaan jemaat bertumbuh penderitaan karena penganiayaan menjadi fakta yang ada dan dibuktikan kebenarannya dalam sejarah.
Para murid menderita, bukan karena melakukan kejahatan, namun karena percaya dan berbuat kebenaran sesuai dengan kehendak Tuhan.
Jaminan keselamatan dalam Yesus, tentu menjadi iklan yang menarik untuk diberitakan.
Namun jangan lupa, bahwa penderitaan bisa menjadi sisi lain yang harus dihadapi sebagai konsekuensi percaya.
Penderitaan hari ini bisa jadi tidak sebrutal masa lalu, namun faktanya bisa saja sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08012021-renungan.jpg)