Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjab Timur

Angka Stunting di Tanjung Jabung Timur Masih Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya

Masih tingginya angka stunting tersebut diketahui, berdasarkan hasil pengukuran status gizi balita

Tayang:
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Satu kawasan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Saat ini angka stunting di Tanjung Jabung Timur masih tinggi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Angka stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih terbilang tinggi.

Data 2021 lalu revalensi angka stunting mencapai 973 anak.

Dikatakan Kepala Dinas PPKB Tanjung Jabung Timur Barusman, masih tingginya angka stunting di Tanjung Jabung Timur ini ada beberapa faktor penyebab. 

"Diantaranya masih banyaknya pernikahan usia dini," ujarnya. 

Masih tingginya angka stunting tersebut diketahui, berdasarkan hasil pengukuran status gizi balita pada Agustus 2021 berdasarkan data aplikasi E-PPGBM secara by name by address. 

"Dari sasaran balita sebanyak 15.336 dan balita yang diukur antropometri sebanyak 13.904 (90.67 persen). Didapati Prevalensi angka stunting sebesar 7 persen (973 anak)," ujarnya. 

"Meski jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya, jumlah tersebut mengalami penurunan," sambungnya. 

Berdasarkan data survei memang, faktor utama masih tingginya angka stunting karena masih banyaknya pernikahan dini.

Pihak PPKB ke depan akan mengupayakan pencegahan dan proses pendampingan.

Baca juga: Angka Stunting Muarojambi Terendah se-Provinsi Jambi

Baca juga: Pencegahan Stunting di Kabupaten Sarolangun Masih Tergolong Lemah, Ini Penyebabnya

Baca juga: Stunting akan Tetap jadi Prioritas Program 2022 Kota Jambi Walau Kasus Mulai Menurun

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved