IRT Tewas Dililir Ular
BKSDA Jambi Sebut Ular Piton Lain Masih Ada di Sekitar Lokasi Kejadian
BKSDA Jambi menuturkan, kemungkinan besar ular piton lain masih ada di sekitar lokasi kejadian Muara Sabak Timur, Tanjabtim.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - BKSDA Jambi menuturkan, kemungkinan besar ular piton lain masih ada di sekitar lokasi kejadian Muara Sabak Timur, Tanjabtim.
Hal tersebut disampaikan perwakilan KSDA Provinsi Jambi Sartono menuturkan, pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat terkait kasus serangan ular piton tersebut.
Bahkan pihaknya, akan segera meninjau lokasi. Namun berkaca dari pengalaman dan kebiasaan hewan tersebut mereka memang kerap berkumpul atau berpasangan. Dalam artian tidak menutup kemungkinan akan masih ada ular lain di sana.
"Kalo yang ditangkap jenis betina, kemungkinan besar masih ada jantannya. Biasanya mereka memang berpasangan, " bebernya.
"Meski demikian, biasanya untuk ukuran ular jantannya jauh lebih kecil dari si betina. Meski demikian tetap juga berbahaya terutama lilitannya, " sambungnya.
Untuk ular piton (sawa) sendiri, memang suka mendiami kawasan lembab seperti pinggiran sungai. Untuk itu pihaknya menghimbau bagi masyarakat untuk tetap berwaspada saat berada di pinggiran sungai atau perkebunan yang kondisinya cukup lembab.
"Meskipun ular jenis ini tidak berbisa, namun cukup berbahaya juga jika ukurannya cukup besar, " tandasnya.
Baca juga: Warga Muara Sabak Timur Khawatir Masih Ada Ular Piton Raksasa Lainnya, Lurah: Akan Lapor Ke BKSDA
Baca juga: Sebelum Tewas, Nenek di Muara Sabak Timur Sempat Teriak Digigit Ular
Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Ibu Rumah Tangga di Muara Sabak Timur Tewas Dililit Ular Piton