Berita Selebritis

Artis Termahal Tahun 70-an, Begini Perjalanan Karir Roy Marten Kakek Gempi

Pernah Jadi Artis Termahal Tahun 70-an, Begini Perjalanan Karir Roy Marten Kakek Gempi

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
ist
Roy Marten 

TRIBUNJAMBI.COM - Roy Marten adalah satu di antara artis yang sangat terkenal dimasanya.

Roy Marten cukup populer di era 1970-an hingga saat ini.

Bahkan Rano Karno menyebutkan honor pemain film naik dari Rp 500.000 sampai Rp 5 juta.

Sedangkan honor Roy Marten mencapai Rp 5 juta, lo.

Baca juga: Pesan Roy Marten jika Gading Marten dan Gisel Rujuk Kembali: itu Sebuah Kemenangannya Besar

Pada waktu itu dengan bayaran Rp 5 juta sudah sangat besar.

"Dulu honor kita paling Rp 500.000, Rp 600.000, Rp 700.000, begitu Roy Marten Rp 5 juta," kata Om Rano Karno dalam tayangan YouTube Marten and Friends.
Roy dulu awalnya berkarir sebagai peragawan di Salatiga.

Roy pernah juara memenangkan King Boutique di Jawa Tengah, lalu hijrah ke Jakarta.

Baca juga: Gading Marten Angkat Bicara Soal Isu Kedekatannya dengan Gisel: Hanya untuk Gempi

Kemudiam Roy karirnye meroket pada tahun 1977.

Saat itu ia dikenal sebagai anggota dari kelompok bintang "The Big Five", yang terdiri dari: dirinya sendiri, Yati Octavia, Robby Sugara, Doris Callebaute, dan Yenny Rachman.

Mereka mendapatkan honor terbesar pada saat itu, yakni 5 juta rupiah per film.

Nama Roy Marten

Dikutip dari Kompas.com, Roy Marten mengatakan bahwa nama aslinya adalah Roy Wicaksono Abdul Salam.

Helmy Yahya menanyakan dari mana asalnya.

Baca juga: Kisah Anna Maria dan Roy Marten, Pekerjaan di Masa Lalu dan Kecantikan Ibu Gading Marten

“Kenapa anda sendiri yang pakai nama belakang Marten?” tanya Helmy Yahya saat berbincang dengan Roy Marten.

Roy Marten menjelaskan bahwa asal mula nama belakang Marten didapat saat ia pertama kali main film.

“Ketika saya main film pertama, mereka mau ganti nama saya. Roy Wicaksono sebuah nama yang tidak komersil. Cari, cari, cari, 'eh kamu lahir tanggal berapa? ! Maret. Maret, Martin,” tutur Roy Marten.

Karena nama Martin disebut sudah banyak yang menggunakan. Oleh karenanya, diganti menjadi Marten.

“Tapi Martin sudah banyak, jadi Roy Marten,” ujar Roy Marten. (Grid.Kids/Kompas.com/Wikipedia).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved