DPRD Provinsi Jambi
DPRD Provinsi Jambi Minta Dibuat Pos Terpadu Agar Masyarakat Terhindar Jadi Korban Truk Batu Bara
DPRD Provinsi Jambi minta dibuat pos terpadu agar masyarakat terhindar jadi korban truk batu bara
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jalur alternatif truk batu bara yang ada saat ini diminta untuk di pantau sebagai upaya pengaturan lalu lintas truk batu bara.
Hal ini diharapkan bisa menjadi solusinya untuk pengaturan jarak antara truk batu bara satu dengan yang lainnya.
Ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Kamalludin Haviz.
Ia menyebut bahwa dengan adanya petugas yang mungkin dengan dibentuknya pos terpadu dapat meningkatkan keamanan masyarakat dan sebagai upaya menghindari kecelakaan dengan melibatkan truk batu bara.
"Selama ini kita lihat kan masih banyak truk yang berbondong-bondong. Nah ini perlu juga ada pengawasan ataupun pengaturan lah dari dishub mungkin jajaran kepolisian bagaimana menertibkan jarak antara kendaraan jadi sifatnya tidak bondong-bondong," katanya.
Ia menyebut bahwa ini menjadi tugas bersama untuk bagaimana tidak ada lagi korban dari laka yang melibatkan truk batu bara.
Karena menurutnya tidak akan mungkin dikeluarkan kebijakan untuk penyetopan aktivitas kendaraan ini.
"Ya mau tidak mau ini tugas kita bersama, kalau nyetop kendaraan itu tidak mungkin karena sebagian mata pencarian masyarakat kita di sana. Jadi semua harus di atur, termasuk pengusaha juga kita minta untuk pro aktif menyampaikan kepada sopir truk," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kamalludin-haviz.jpg)