Kapolres Muarojambi Pastikan Tidak Ada Joki Vaksin

Munculnya kasus joki vaksin di Indonesia, petugas vaksinator di Kabupaten Muarojambi diminta untuk lebih ketat.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Hasbi
Kapolres Muarojambi, AKBP Yuyan Priatmaja. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hasbi Sabirin 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Munculnya kasus joki vaksin di Indonesia, petugas vaksinator di Kabupaten Muarojambi diminta untuk lebih ketat dalam mendata dan mengawasi calon penerima vaksin.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja.

Katanya, dengan adanya pengetatan ini capaian target vaksinasi masyarakat diharapkan sesuai dengan data penerima vaksin dan terhindar dari joki vaksin

"Untuk antisipasi iya, namun kita pastikan joki vaksin tidak akan terjadi di Kabupaten Muarojambi. Kami akan melakukan pengawasan dengan ketat," kata Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja belum lama ini.

Dirinya pun menjamin sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat terkait joki vaksin tersebut.

Terhadap isu tujuan joki vaksin itu semata-mata karena masyarakat hendak mendapatkan kartu vaksin namun tidak mau disuntik. Namun Satgas Covid-19 Muarojambi tegas, tidak mau divaksin tetap tidak bisa mendapatkan sertifikatnya.

Baca juga: Kapolda Jambi Optimistis Target 70 Persen Vaksinasi Dosis Pertama di Kerinci Tercapai

"Untuk menghindari hal itu kami Satgas Covid-19 Muarojambi akan melakukan pendataan terhadap target vaksin dengan lebih ketat. Sesuai by name by adresnya," ujar AKBP Yuyan Priatmaja.

Kasus joki vaksin merupakan salah satu bentuk tindakan perbuatan melawan hukum dan bisa dipidana. Apabila itu dilakukan oleh masyarakat diluar ketentuan ada konsekuensinya.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Baca juga: Rumahnya Hangus Terbakar, Kini Marzuki Warga Muarojambi Hidup Sebatang Kara

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved