Belasan SAD di Bungo Terserang Demam Panas, 2 Anak-anak Dirawat Intensif

SAD yang berdomisili di Kecamatan Palepat Kabupaten Bungo terserang penyakit. Bahkan dari mereka harus dilarikan ke rumah sakit di Kota Bungo.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Muzakkir
Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro menjenguk warga SAD yang dirawat di rumah sakit. 

Laporan wartawan Tribunjambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Belasan warga Suku Anak Dalam (SAD) yang berdomisili di Kecamatan Palepat Kabupaten Bungo terserang penyakit. Bahkan dari mereka harus dilarikan ke rumah sakit di Kota Bungo.

Mereka dikabarkan terkena penyakit demam panas. Selain itu, mereka juga mengidap sakit tenggorokan atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Informasi yang dihimpun, awalnya ada dua orang anak  mereka  dilarikan ke rumah sakit Jabal Rahma, Kota Muarobungo. Yakni Anggi, 4 tahun dan Angga 11 tahun. 

Dua anak ini ditemani ibunya. Mereka langsung dipasangi infus dan bantuan alat pernapasan.

Mendapatkan informasi tersebut, tim dari Polres Bungo langsung menuju lokasi pemukiman SAD tersebut yang berada di Dusun Dwi Karya Bakti. 

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro menyebut jika informasi tersebut datang dari dari anak buahnya Bripda Seri, pemuda orang Rimba yang baru saja lulus sebagai Bintara Polri.

Ditemani Bripda Seri, Guntur dan Paur Kesehatan Klinik Bhayangkara, Polres Bungo, membezuk kedua korban yang dirawat di RS Jabal Rahma.

“Selain memberi semangat kepada keluarga korban, kami sekaligus memberikan edukasi kepada warga Orang Rimba atau warga Suku Anak Dalam, supaya peduli dengan kesehatan dan jangan pernah takut pergi berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena tidak akan dipungut biaya," kata Guntur.

Belasan orang korban wabah penyakit bergejala penyakit inspeksi saluran pernafasan atas (ISPA) tersebut dibawah pengawasan tenaga medis yang dirawat di rumah SAD itu sendiri, dan sisanya menjalani perawatan secara mandiri di rumah masing-masing.

Mayoritas yang terserang adalah wanita, dan sebagian kecil laki-laki. Mereka adalah  Trida, 27 Tahun, Tuti, 40 tahun, Rini, 6 tahun, Septi, 5 tahun, Okti, 2 tahun, Siska, 14 tahun, Anisa, 4 tahun, Yenni, 27 tahun, Ita, 38 tahun, Nurbaiti, 70 tahun, Bunga Setangkai, 70 tahun. Sedangkan korban sakit yang laki-laki atas nama Didi, 35 tahun, Manto, 14 tahun, Gendon, 40 tahun, Venom, 40 tahun, Samsu, 65 tahun, dan Intip, 34 tahun.

Merespon wabah penyakit yang menyerang Orang Rimba tersebut, guntur menyebut jika dirinya sudah berkoordinasi dengan jajaran dinas kesehatan dan kepolisian resort Pelepat untuk segera turun ke permukiman SAD Pasir Putih, untuk melakukan tindakan pertolongan medis.

"Mereka sudah mengalami sakit sejak seminggu terakhir," kata Guntur. (*)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved