Breaking News:

Berita Batanghari

Penerapan Waktu Operasional Timbulkan Kemacetan, Fadhil: Pengusaha Sewa Lahan untuk Parkir Armada

Berita Batanghari-Penerapan waktu operasional terhadap armada batu bara di wilayah Kabupaten Batanghari kerap menimbulkan kemacetan

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
MUSAWIRA/TRIBUNJAMBI.COM
Penerapan Waktu Operasional Timbulkan Kemacetan, Fadhil Sebut Pengusaha Tambang Siapkan Sewa Lahan untuk Parkir Mobil Batu Bara 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Penerapan waktu operasional terhadap armada batu bara di wilayah Kabupaten Batanghari kerap menimbulkan kemacetan.

Sebab, rekayasa ini nyatanya belum bisa mengurai kepadatan mobil batu bara yang melewati daerah ini.

Bahkan, kendaraan batu bara sering memarkirkan kendaraannya di badan jalan menjelang waktu operasional mau mulai beroperasi.

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menyebut untuk mengurai ini, perlu dicarikan solusi terbaru.

“Kita sudah rapat bersama Forkompimda Provinsi Jambi untuk mengurai kemacetan lalu lintas batu bara di wilayah Batanghari. Sudah kita lakukan rekayasa dengan membuat jalur Muara Bulian-Tempino mulai pukul 18.00-21.00 WIB dan Muara Bulian-Mendalo mulai pukul 21.00-06.00 WIB,” kata Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief pada Kamis (13/1/2022).

Hal ini sedang dikomunikasikan, pengusaha tambang seharusnya bisa mengatur waktu keluarnya mobil dari mulut tambang.

Sehingga nanti tidak perlu parkir di badan jalan, jadi sopir truk lewat sana sudah melewati waktu yang ditentukan.

Solusi yang kedua untuk mengurai ini Fadhil sebut dibikin kantong parkir, peran pengusaha angkutan batu bara di sini untuk menyewa tanah masyarakat yang ada di pinggir jalan.

“Bisa dijadikan tempat parkir sehingga tidak makan badan jalan. Lama kelamaan ini akan mengganggu kehidupan masyarakat, misalnya kesehatan masyarakat jadi terganggu, akses orang masuk rumah juga terganggu,” tambahnya.

Walau begitu, Dinas Perhubungan Kabupaten Batanghari tidak bisa mengatur kendaraan yang parkir kendaraanya di badan jalan karena ini jalan nasional.

Kewenangan ini yang perlu masyarakat sadari. Ada, satu di antara tokoh masyarakat yang meminta Dishub Batanghari untuk menertibkan itu, Bupati sebut Dishub Batanghari tak boleh melakukan itu karena kewenangannya tidak ada.

“Tapi sudah kita ingatkan Lurah dan Camat setempat, di titik tertentu seperti di jembatan tidak digunakan sebagai tempat parkir karena ini bahaya terhadap ketahanan itu maka saya imbau dibikin plang larangan itu,” pungkasnya. (*)

Baca juga: DPRD Batanghari Minta Solusi Jangka Pendek Soal Armada Batu Bara Cepat Direalisasikan

Baca juga: Macet Total di Jalur Tembesi-Bulian, Volume Kendaraan Padat Didominasi Truk Batu Bara

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved