Menteri Perhubungan Minta Pemprov Jambi Bersama DPRD Bangun Creative Financing
Menteri Perhubungan RI Adi Karya Sumadi menyatakan perlu adanya kerjasama dari Pemprov Jambi dan swasta untuk membangun Creative Financing.
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hadiri paripurna HUT Provinsi Jambi ke-65 di Kantor DPRD Provinsi Jambi Kamis (6/1/2022) Menteri Perhubungan RI Adi Karya Sumadi menyatakan perlu adanya kerjasama dari Pemprov Jambi dan swasta untuk membangun Creative Financing.
Menurutnya potensi dari batubara, karet, kelapa sawit, dan hasil lainnya sangat baik di Jambi sehingga perlu adanya bantuan dana dari pengusaha untuk pembangunan infrastruktur transportasi di Jambi ke depan.
"Oleh karena itu kami berkomitmen pendanaan yang telah dilakukan dari Kemenhub tak terbatas dari APBN," ungkapnya.
"Kami juga berusaha untuk menjalankan ini. Saya yakin dengan kepemimpinan Pak Gubernur dengan dukungan DPRD melakukan Creative Financing dapat dijalankan dengan baik itu dapat dibangun," tambahnya.
Dirinya menilai usulan dari Pemprov Jambi dalam pembangunan jalur transportasi sangatlah baik. Dan pihaknya menjamin akan mendukung itu.
"Untuk pembangunan dari Pelabuhan Ujung Jabung, bukan kami tidak ingin membantu. Tapi marilah kita sama sama bangun pelabuhan itu dengan Creative Financing. BUMN juga akan bekerja sama dengan swasta yang ada di sana," katanya.
Ia meyakini bahwa DPRD Provinsi Jambi mampu mencari investor dalam perencanaan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung.
Kemudian ia juga menyinggung pembangunan Bandara di Muaro Bungo. Ia mengatakan akan mendukung pembangunan bandara tersebut.
"Muaro Bungo akan kita bantu kita inginkan akan bisa menampung delapan pesawat di sana. Semoga daerah Bungo nanti semakin ramai dan tidak mengurangi Sultan Thaha yang ada di sini," katanya.
Dirinya juga meminta kepada Angkasa Pura II untuk merevitalisasi dari Bandara Sultan Thaha.
"Saya minta juga untuk Sultan Thaha kepada Angkasa Pura II untuk melakukan revitalisasi dan agar bandara itu semakin cantik," ujarnya.
Lalu untuk usulan kereta api di Jambi, dirinya mengaku pembangunan itu sungguh sulit.
Sebab, ia mengatakan pembangunan rel kereta api menyerap anggaran yang sangat besar.
Namun ia memastikan akan ada rencana jangka panjang dari kementerian untuk membangun jalur kereta api yang menghubungkan Lampung, Sumsel, Jambi, hingga Aceh.
"Kemudian untuk rencana induk transportasi sungai di Jambi. ini juga dapat dilakukan dengan Creative Financing. Ini juga bisa dijadikan tol air nantinya," ucapnya.
Ia menjelaskan kerja sama antara pihak pemerintah dengan swasta harus berjalan dengan baik di sini.
Karena sumber dana, menurutnya tak melulu dari APBN dan APBD, masih ada sumber lainnya.
"Nanti diinvestasikan oleh swasta. Kemudian semua pengguna dari tol air itu harus membayar. Juga kondisi sungai yang penuh lumpur saat ini kita minta dibersihkan oleh swasta juga," pungkasnya.
Baca juga: HUT ke-65 Provinsi Jambi, Gubernur Jambi Berharap Semua Sektor Kembali Pulih
Baca juga: Al Haris Undang Kemenhub ke Jambi untuk Pastikan Pembangunan Jalur Transportasi
Baca juga: Gubernur Jambi Ingin Sungai Batanghari Kembali Pada Fungsi Jalur Transportasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/rapat-paripurna-dprd-provinsi-jambi-hut-provinsi-jambi-ke-65.jpg)