Breaking News:

Berita Jambi

Harga Pakan Naik Berimbas ke Harga Ayam, Harga Telur Sudah Normal

Berita Jambi-Harga keburuhan pokok yang akhir-akhir ini cukup menjadi sorotan oleh masyarakat karena harga yang terus naik.

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi
Ilustrasi. Pedagang yang berjualan telur 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat ini harga telur sudah normal dan harga pakan ternak naik membuat harga ayam turut naik. Kenaikan harga kebutuhan pokok turut berimbas kepada rumah makan.

Harga keburuhan pokok yang akhir-akhir ini cukup menjadi sorotan oleh masyarakat karena harga yang terus naik.

Hendra peternak mengatakan banyak faktor harga telur dan ayam naik, beberapa bulan lalu memang bagi para peternak khususnya peternak telur merupakan masa sulit.

"Telur saat ini di pasaran sudah turun dan normal kembali, sebelumnya memang sempat naik di harga Rp 1.700 hingga Rp 1.800 tapi tidak lama, normal lagi di harga Rp 1.300 hingga Rp 1.500," jelasnya.

"Kenaikan harga telur yang beberapa waktu lalu sempat terjadi memang karena hasil telur di peternakan dianggap kurang bagus dan para peternak rugi," tambahnya.

Karena hal tersebut, membuat peternak menjual ayam yang masih produktif untuk menekan biaya.

"Karena itu, tidak sedikit peternak mengurangi ternaknya dengan menjual ayam yang masih produktif bertelur untuk menekan biaya, termasuk saya membuang 50 persen, itu pun kami menjual ayamnya tidak ada harga, yang penting ada yang ambil dulu dan untung-untungan ada yang ambil, kadang tidak ada yang mau ambil," lanjutnya.

Karena hal ini juga, kondisi peternak beberapa bulan lalu kacau balau, hingga harga naik karena populasi ayam petelur berkurang dan hasil telur otomatis tidak banyak.

Namun itu hanya satu diantaranya dari faktor-faktor penyebab kenaikan bahan pokok, pengaruh lain ada dari pandemi saat PPKM, dimana daya beli menurun, kemampuan ekonomi masyarakat menurun dan faktor-faktor lain.

"Faktor lainnya juga karena memang harga pakan ternak naik, jagung juga naik yang turut membuat harga ayam naik di pasaran," tutupnya.

Terkait kenaikan harga bahan pokok yang juga turut berimbas kepada rumah makan, rumah makan Padang Bunga turut menanggapi hal tersebut.

"Harga bahan-bahan sekarang membag cukup tinggi ya tapi untuk harga minyak dan cabai masih biasa, masih terbilang normal untuk ayam dimana paling mahal di harga Rp 30 ribuan, sedangkan untuk ayam yang sekarang harganya cukup tinggi, tapi ya mau gimana lagi, mau harganya naik ya kita tetap jual nasi bungkus di harga segitu, tidak akan naik," jelas Ery pemilik rumah makan.

Ia menambahkan "Kalau ditanya untung, adalah tapi sanagat kecil sekali, ya paling menyiasatinya kalau memang cabai merah yang mahal kita pakai cabai ijo, mau gimana lagi memang itulah resikonya," tutupnya. (*)

Baca juga: Harga Cabai di Muarojambi Tembus Rp80 Per Kilogram, Konsumen Perbanyak Tomat untuk Menghemat

Baca juga: Awal 2022 Harga Sembako di Pasar Tradisional Kota Bangko Masih Tinggi, Berikut Daftarnya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved