Breaking News:

Home and Garden

Cara Mengaplikasikan Pupuk NPK untuk Tanaman, Sistem Kocor Lebih Fokus ke Tanaman

Pemberian pupuk secara tutur dan sesuai dosis menjadi salah satu faktor keberhasilan tumbuhan bisa berkembang dengan baik.

Editor: Nurlailis
net
Cara mengaplikasikan pupuk NPK 

TRIBUNJAMBI.COM - Pupuk dibutuhkan tanaman sebagai nutrisi untuk pertumbuhan.

Ada beragam jenis pupuk yang ada untuk tanaman salah satunya pupuk NPK.

Mengenai pengaplikasian pupuk NPK ada dua cara yang disarankan yaitu dikocor dan ditabur.

Bagaimanakah cara yang tepat?

Dikutip dari Kompas.com dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Senin (3/1/2022), pemberian pupuk secara tutur dan sesuai dosis menjadi salah satu faktor keberhasilan tumbuhan bisa berkembang dengan baik.

Banyak jenis pupuk yang dapat digunakan, salah satunya pupuk NPK yang dapat menyuburkan tumbuhan buah hingga tanaman hias.

Baca juga: Cara Membuat Daun Aglonema Lebih Dominan Warna Merah, Beri Pupuk Kandang

Ada dua cara pemberian pupuk NPK bagi tanaman, yakni dengan cara ditabur atau ditanam ke tanah, maupun sistem kocor atau dilarutkan dengan air. Namun, mana metode pemberian pupuk NPK yang lebih baik untuk tanaman?

Jawabannya adalah dengan dikocorkan atau dilarutkan dengan air.

Perlu diketahui bahwa pupuk NPK memiliki bentuk yang padat, sehingga ketika dilarutkan dengan air akan mempermudah proses penyerapan akar tanaman.

Dengan penyerapan yang optimal ini, tanaman akan dalam kondisi lebih baik dan pupuk dapat lebih cepat diserap oleh akar tanaman untuk berkembang.

Baca juga: Cara Menggunakan Micin untuk Pupuk Tanaman, Kocorkan Larutan Micin pada Perakaran Tanaman

Selain itu, pemupukan dengan sistem kocor dapat dilakukan kapan saja dan tidak harus menunggu musim.

Kemudian, dari segi pengaplikasiannya, pemberian pupuk dengan sistem kocor lebih mudah dan akan lebih fokus ke tanaman yang diberikan pupuk, tidak seperti cara pemberian tabur yang akan menyebar ke mana-mana.

Kelebihan lainnya adalah lebih hemat serta optimal daripada sistem tabur yang kurang merata. Selain itu, dengan pengaplikasian sistem kocor, semua akar tanaman akan menerima pupuk dengan merata, sehingga akan lebih banyak pupuk yang dapat diserap oleh tanaman.

Dengan demikian, pengaplikasian pupuk dengan sistem kocor ini lebih baik daripada pengaplikasian dengan sistem tabur.

Baca juga: Cara Membuat Aglonema Rutin Bertunas, Kurangi Penggunaan Pupuk Daun

Sumber: Kompas.com

Berita lain terkait Home and Garden

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved