Berita Jambi
Wisuda UIN STS Jambi Diikuti 1.083 Mahasiswa, Wakil Wali Kota Jambi Beri Pesan
Berita Jambi-Sebanyak 1.083 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi wisuda hari ini
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 1.083 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi wisuda hari ini, Rabu (29/12/2021).
UIN STS Jambi meluluskan 1.083 orang mahasiswa yang terdiri dari Program Doktor 11 orang, Program Magister 89 orang, Sarjana Fakultas Syariah 212 orang, Sarjana Fakultas Adab dan Humaniora 109 orang, Sarjana Fakultas Dakwah 90 orang, Sarjana Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 338 orang, Sarjana Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama 40 orang, serta Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 194 orang.
Dalam kata sambutannya Rektor UIN STS Jambi, Prof. Suaidi, mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan formal baik itu Diploma, Sarjana, Magister, maupun Doktor.
Dia mengatakan wisuda ini diikuti oleh 1.083 orang yang terdiri atas Sarjana dan Pascasarjana (Program Magister dan Doktor). Terdiri dari 386 (35,6%) laki-laki dan 697 (64,4%) perempuan.
Angka tersebut menunjukkan UIN STS Jambi telah berhasil mewujudkan Target SDGs yang 5 yakni Gender Equality.
"Dengan keahlian yang telah dimiliki oleh wisudawan dan wisudawati, kami optimis akan memberi saham dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia ke depan. Jumlah tersebat sangat besar pengaruhnya untuk menjadi lokomotif perubahan sosial di Jambi khususnya dan Indonesia umumnya," ujarnya.
Suaidi juga berterima kasih kepada Kementerian Agama, Pemerintah Pusat dan Daerah, seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta orangtua mahasiswa yang telah berperan aktif dan memberikan sumbangsih baik pikiran, moral, dan materiil dalam pengembangan potensi peserta didik sehingga siap guna dalam kehidupan berbangsa bernegara dan beragama di era revolusi industri 4.0, Society 5.0 dan post new normal ini.
Dia juga mengumumkan prestasi-prestasi yang sudah diraih UIN STS Jambi hingga saat ini, diantaranya rangking dunia UI GreenMetric tahun kedua dengan sertifikat sebagai 316 (melompat tinggi dari 485 tahun 2020) The World's Most Sustainable University, ranking ke-34 (dari rangking 40 nasional) dan rangking ketiga dari seluruh PTKIN se-indonesia dan ranking versi Webometrics dimana ranking UIN STS Jambi meningkat 373.7% dari 425 ke 114 melompati 7521 perguruan tinggi dunia dan 311 perguruan tinggi di Indonesia.
Suaidi mengatakan semua capaian prestasi dan fasititas UIN STS Jambi dimaksudkan untuk mempersiapkan alumni turun ke tengah masyarakat, sehingga dapat berkontribusi dan berkompetisi pada era revolusi industri 4.0, Sociery 5.0, dan post new normal.
"Dengan tantangan yang semakin berat, tetapi juga peluang kerja yang semakin banyak dan bervariasi, era tersebut menuntut kemampuan dan kompetensi tinggi dari alumni, karena tidak hanya berkompetisi dengan manusia namun juga berkompetisi dengan robot seperti apa yang disebut dengan atificial intelligent," jelasnya.
"Alumni yang lahir hari ini adalah alumni yang luar biasa karena melalui tahapan menjadi alumni dengan cara yang luar biasa di era pandemi Covid-19, kami yakin alumni yang kita wisuda dan lantik hari ini adalah alumni yang religius, berwibawa, eksklusif, dinamis, dan selalu akan menjaga nama baik dan wibawa kampusnya," tambahnya.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, dalam kata sambutannya yakin para alumni UIN STS Jambi paham berbagai disiplin ilmu.
"Kenapa tidak karena prodinya banyak, soal ahli atau tidak kita melepas mereka-mereka harus yakin siap terjun ke masyarakat dengan berbekal berbagai disiplin ilmu," ujarnya.
"Kepada para wisudawan dan wisudawati pesan saya sedikit saja, saya ucapkan selamat kepada ananda dan adinda, jangan puas, berusahalah dasar dengan bekal ilmu yang diperoleh, berusahalah menjadi yang terbaik, semoga dirahmati Allah," pesan Sani.
Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas yang hadir secara virtual menyampaikan menjadi sarjana, magister dan doktor penting dan menjadi impian bagi banyak orang dan bukan semata-mata panggilan intelektual saja tapi juga panggilan moral dan sosial untuk memberdayakan diri dan menajamkan peran serta kiprah di masyarakat. Ilmu pengetahuan harus senantiasa diwariskan menjadi pendidikan yang berlaku terus-menerus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/wisuda-uin-sts-jambi-diikuti-1083-mahasiswanya-wakil-walikota.jpg)